Pemerintah Kota Batu melakukan perombakan besar-besaran terhadap pejabat-pejabat tinggi di awal tahun 2026. Ada sebanyak 15 pejabat di posisi penting yang dipindahkan jabatannya. Pelantikan dan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, pada hari Rabu, 21 Januari 2026. Acara ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman.
Wali Kota Nurochman menyatakan bahwa rotasi ini bukan sekadar untuk mengisi posisi kosong. Ia menjelaskan bahwa mutasi dilakukan untuk mendorong keberhasilan dan peningkatan kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Batu. Kebijakan ini diambil setelah melakukan evaluasi selama sepuluh bulan kepemimpinannya di tahun 2025. Perombakan ini juga sebagai bagian dari strategi pemerintah setempat agar pelayanan kepada masyarakat bisa semakin baik dan cepat.
"Rotasi ini kami lakukan berdasarkan hasil evaluasi dan uji kompetensi seluruh pejabat eselon II. Hasilnya menjadi rujukan yang kemudian kami diskusikan bersama Wakil Wali Kota agar target yang ingin kami capai bisa terealisasi," ujar Nurochman.
Salah satu perubahan penting adalah posisi Sekretaris Daerah atau Sekda. Sebelumnya, posisi ini diisi oleh Zadim Efisiensi selama sekitar tujuh tahun. Kini, Zadim dipercaya untuk menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum. Posisi Sekda saat ini masih kosong dan diisi sementara oleh Pelaksana Harian (Plh).
Selain itu, ada perombakan di bagian infrastruktur dan pendidikan. Alfi Nurhidayat, yang sebelumnya menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Posisi Kepala Dinas PUPR diisi oleh Esti Dwi Astuti, yang sebelumnya menjabat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Sedangkan Kepala Disperpusip kini dipercayakan kepada Abdul Rais, yang sebelumnya menjabat Kasatpol PP.
Pergeseran lainnya terjadi di lembaga pengawasan. Endro Wahyudi yang sebelumnya menjadi Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kini dilantik sebagai Inspektur Kota Batu. Bangun Yulianto berpindah dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menjadi Kepala Bapelitbangda, yang bertanggung jawab dalam perencanaan pembangunan daerah. Posisi Kepala Diskominfo kini diisi oleh Aries Setiawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Selain itu, Susetya Herawan dipercaya memimpin Dinas Perhubungan, dan Md Furqon dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.
Para pejabat lainnya juga mendapatkan posisi baru sebagai staf ahli dan asisten Sekda. M Chori menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Eko Suhartono menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Ririck Mashuri ditunjuk sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang Administrasi, dan Thomas Wunang Cahyo sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang Ekonomi.
Namun, rotasi ini belum menyentuh beberapa posisi strategis lainnya. Masih ada jabatan kosong di posisi Sekda, Kepala Diskumperindag, Kepala Satpol PP, dan Sekretaris DPRD Kota Batu yang nantinya akan diisi dalam waktu dekat.
Wali Kota Nurochman menegaskan bahwa mutasi dan rotasi ini adalah hal yang biasa dan rutin dilakukan dalam birokrasi pemerintahan. Ia juga menambahkan bahwa tidak ada pejabat yang "disingkirkan" atau dipecat. "Tidak boleh ada pikiran bahwa ada posisi buangan. Semua jabatan adalah penting dan ditentukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan," tegasnya.
Dengan adanya perubahan ini, Nurochman menyampaikan apresiasi kepada para pejabat yang telah mengabdi di posisi sebelumnya, termasuk Zadim Efisiensi. Ia menghargai dedikasi dan kontribusi mereka selama menjalankan tugas di pemerintahan Kota Batu.
"Kami menyampaikan terima kasih atas kinerja dan pengabdian yang telah diberikan. Semua itu menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Batu," ujarnya.
Ia berharap para pejabat yang baru saja dilantik dapat menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Terutama, mereka diharapkan mampu mengawal pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
Nurochman juga mengingatkan bahwa tujuan utama adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen pemerintahan akan menjadi kunci dalam mewujudkan visi dan misi "Batu Sae," yaitu kota yang sejahtera, aman, dan nyaman bagi semua warga.
Mutasi pejabat Pemkot Batu rotasi pejabat kinerja pemerintahan pejabat eselon II pelantikan pejabat
