Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

RSUD Karsa Husada Kota Batu Lakukan Rotasi Pejabat untuk Tingkatkan Pelayanan Kesehatan di Tahun 2026

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karsa Husada Kota Batu melakukan pergantian dan promosi pejabat penting di awal tahun 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari tindak lanjut Keputusan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang dikeluarkan pada tanggal 1 Januari 2026. Pergantian pejabat ini bertujuan agar organisasi tetap berjalan dengan baik dan layanan kepada masyarakat tetap maksimal.

Direktur RSUD Karsa Husada, Mohamad Rizal, menjelaskan bahwa penyegaran pejabat ini bukan sekadar formalitas. Ia menegaskan bahwa proses ini sangat penting agar pejabat baru bisa segera beradaptasi dan menjalankan tugasnya dengan baik. “Ini adalah momen yang tepat untuk mempercepat adaptasi agar pelayanan kesehatan yang kami berikan semakin maksimal dan berkualitas,” katanya.

Mohamad Rizal juga mengingatkan bahwa tantangan di bidang kesehatan saat ini cukup besar. Kondisi pelayanan kesehatan semakin kompleks karena adanya kebijakan efisiensi anggaran dan tingginya beban untuk melayani peserta BPJS Kesehatan. Oleh karena itu, pejabat baru diharapkan bisa aktif dan berperan dalam mewujudkan visi dan misi baru rumah sakit ini.

"Pejabat baru harus langsung bekerja dan menyesuaikan diri dengan cepat. Tantangan ke depan tidaklah mudah. Kami memiliki cita-cita menjadikan RSUD Karsa Husada sebagai rumah sakit pendidikan sekaligus rumah sakit medical tourism di Kota Batu, sesuai arahan Ibu Gubernur," tegas Rizal.

Salah satu posisi penting yang mengalami pergantian adalah Wakil Direktur Pelayanan. Posisi tersebut sebelumnya ditempati oleh dr. Benny Marcel P., Sp.OG, yang sekarang memasuki masa purna tugas. Ganti posisi itu diberikan kepada dr. Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD-FINASIM, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan. Menurut Rizal, meski dr. Benny purna tugas, beliau tetap bertugas sebagai fungsional di RSUD.

Selain itu, menjadi menarik karena ada sekitar tujuh pejabat yang mengikuti serah terima jabatan ini. Beberapa di antaranya adalah dr. Saiful Hidayat yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan, dan Sofi Fajariah yang dipercaya sebagai Kepala Bidang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengembangan, dan Pemberdayaan. Posisi lain seperti Kepala Bagian Perencanaan Program dan Evaluasi Anggaran diisi oleh Kristian, SE., MM, serta Darmuji Harsono, SH, yang menjabat sebagai Ketua Tim Tata Usaha.

Dalam bidang pelayanan, dr. Dhinita Hapsari Putri Pinilih dan dr. Yunita Puji Lestari, MM, masing-masing ditunjuk sebagai Ketua Tim Pelayanan Medik dan Ketua Tim Penunjang Medik dan Non Medik. Seluruh perubahan ini diharapkan bisa membantu rumah sakit untuk terus berkembang dan menghadirkan inovasi pelayanan berbasis teknologi dan kolaborasi.

Mohamad Rizal menambahkan bahwa sebagai rumah sakit tipe B milik Provinsi Jawa Timur, RSUD Karsa Husada terus berinovasi untuk menjadi rumah sakit yang modern dan nyaman. Ia meskipun menghadapi banyak tantangan, berharap seluruh jajaran rumah sakit bisa bekerja sama dengan baik, membangun komunikasi dan koordinasi yang solid agar pelayanan semakin baik dan efektif. “Kami ingin menjadi rumah sakit yang tidak hanya menawarkan pengobatan, tetapi juga solusi pelayanan kesehatan yang sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.