Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Memastikan Kelancaran Lalu Lintas Saat Liburan Nataru di Kota Batu

Selama liburan Natal dan Tahun Baru, volume kendaraan di Kota Batu diperkirakan akan meningkat hingga 20 persen. Hal ini disampaikan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu yang bekerja sama dengan Satlantas Polres Batu.

Dalam rangka mengantisipasi adanya kemacetan yang biasanya terjadi saat liburan panjang, kedua instansi ini kembali memperkuat kerjasama mereka. Mereka mempersiapkan berbagai langkah strategis agar perjalanan masyarakat tetap aman dan nyaman. Rute-rute jalan yang sempit di kota ini berpotensi menjadi trouble spot atau titik kemacetan utama saat banyak kendaraan melewati.

Kepala Dishub Batu, Hendry Suseno, menyatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan ratusan personel gabungan. Mereka akan berada di lapangan untuk mengatur lalu lintas dan mengelola area parkir. Menurut Hendry, lonjakan kendaraan akan dipicu oleh adanya dua long weekend yang berdekatan. Karena itu, kesiapsiagaan harus maksimal, termasuk penyediaan sarana dan prasarana serta peralatan di jalan.

Ia menambahkan bahwa partisipasi aktif dari seluruh masyarakat sangat diperlukan. “Kita harus bersama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan selama liburan,” ujarnya. Selain itu, Dishub Batu akan melakukan pemeriksaan kendaraan di delapan lokasi yang dianggap rawan dan penting. Pemeriksaan ini disebut rampcheck dan bertujuan untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik dan layak jalan.

Untuk mengatur parkir, Dishub akan menutup satuan ruang parkir di depan Bakso Kota. Kendaraan yang parkir di lokasi tersebut akan dialihkan ke area parkir di alun-alun yang sudah dipasang pintu gerbang otomatis. Khusus untuk bus, akan dialihkan ke Rest Area Kota Batu agar tidak mengganggu lalu lintas di pusat kota.

Kasat Lantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menerjunkan sebanyak 293 personel polisi untuk mengamankan liburan ini. Mereka akan ditempatkan di enam Pos Pengamanan dan satu Pos Pelayanan yang sekaligus menjadi pusat kendali operasi. Selain itu, sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang otomatis juga akan diterapkan di sepuluh titik dan kendaraan patroli dibekali mobil khusus untuk pengawasan.

Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara bertahap, tergantung kondisi di lapangan. Beberapa langkah yang akan dilaksanakan meliputi pengaturan pada wilayah trouble spot dan volume kendaraan yang tinggi, serta contraflow atau aliran berlawanan arah dari simpang tiga Krematorium sampai simpang tiga Dewi Sartika. Di jalan Ir Soekarno akan diberlakukan aturan satu arah saat malam pergantian tahun. Sementara jalan Wukir dan Jalan Raya Junrejo akan menjadi jalur alternatif.

Jika jumlah kendaraan di exit tol melebihi 1.500 unit, atau tingkat okupansi hotel mencapai 80 persen, pihak kepolisian akan menutup jalur jalan di sekitar alun-alun saat malam pergantian tahun. Selain itu, mereka juga meminta dukungan dari pengelola hotel dan pelaku usaha wisata untuk menyiapkan area parkir tambahan. Hal ini bertujuan agar parkir di tepi jalan umum dapat diminimalisasi dan tidak menyebabkan kemacetan.

Wali Kota Batu, Nurochman, memberi anjuran agar semua pihak bekerja sama secara maksimal dalam menyambut liburan Nataru. Ia menegaskan, kesiapan lalu lintas dan pengamanan sangat berpengaruh terhadap kesan pertama pengunjung yang datang. “Kita harus meninggalkan ego sektoral dan membangun sinergi, karena wisatawan dari berbagai negara kini tertarik ke wisata alam kita. Kata kunci keberhasilan kita adalah promosi dengan gaya dan bahasa internasional,” katanya.