Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

350 Juru Parkir di Batu Diberi Pelatihan untuk Tingkatkan Pelayanan dan Pendapatan Daerah

Wali Kota Batu, Nurochman, menyatakan bahwa juru parkir adalah bagian penting dari pelayanan kota. Mereka adalah ujung tombak yang langsung berinteraksi dengan pengunjung dan wisatawan. Untuk itu, pemerintah kota mengadakan pelatihan bagi 350 juru parkir yang bekerja di 125 titik parkir resmi di seluruh kota Batu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membantu meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Menurut Nurochman, program pembinaan ini tidak hanya tentang pengelolaan parkir yang tertib dan aman, tetapi juga mengubah paradigma para juru parkir dari sekadar pemetik retribusi menjadi petugas pelayanan publik yang profesional dan ramah. Ia berharap petugas parkir bisa menjaga keamanan, kenyamanan, dan kehangatan kota Batu agar semakin menarik bagi wisatawan dan warga.

“Juru parkir adalah pegawainya Pemerintah Kota Batu. Karena kalian bekerja di wilayah pemerintah, maka sesungguhnya kalian adalah bagian dari keluarga besar kota ini. Mari kita jaga keharmonisan, keamanan, dan kenyamanan kota melalui pelayanan yang ramah,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain itu, Nurochman menekankan pentingnya komunikasi dan edukasi kepada petugas parkir agar mereka memahami standar kerja dan peraturan yang berlaku. Ia juga menyampaikan bahwa pendapatan dari retribusi parkir adalah salah satu sumber utama keuangan daerah yang harus dikelola dengan baik dan transparan.

Dalam pelatihan ini, sebanyak 25 juru parkir terpilih mengikuti pelatihan percontohan yang dilakukan selama tiga hari. Pelatihan ini meliputi pembekalan teori tentang regulasi parkir, standar operasional prosedur (SOP), keamanan kerja, serta pelatihan praktik di lapangan. Mereka diajari cara mengatur lalu lintas di area parkir yang ramai, menempatkan kendaraan secara efisien, dan memberi isyarat dengan aman serta mudah dipahami pengemudi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Hendri Suseno, menambahkan bahwa kegiatan ini penting agar para juru parkir memiliki persepsi dan standar kerja yang sama di lapangan. Ia menegaskan bahwa profesionalitas petugas parkir sangat berpengaruh terhadap pengalaman wisatawan saat berkunjung ke kota Batu.

Sebelumnya, kerja sama dengan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali juga membantu meningkatkan kualitas layanan juru parkir melalui diklat selama tiga hari yang intensif. Melalui pelatihan ini, mereka diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik dan menjaga citra positif kota Batu sebagai destinasi wisata unggulan.