Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Inovasi Kelasi Berbentuk Sarang Lebah di Kenya Untuk Menyimpan Makanan

Di pedesaan Kenya, ada sebuah teknik kuno yang dihadirkan kembali dengan bentuk yang unik. Teknik ini menggunakan keramik berpori yang dibentuk seperti sarang lebah kecil. Keramik ini dikenal sebagai "keram pendingin" yang mampu menjaga suhu makanan tetap dingin secara alami, tanpa listrik. Mereka dibuat dari tanah liat yang berpori, sehingga air bisa masuk ke keramik dan membantu proses pendinginan melalui penguapan.

Desain keramik ini berbentuk bulat seperti sarang lebah. Bagian bawah yang membesar memberikan lebih banyak permukaan, sehingga mempercepat proses penguapan. Sementara bagian atas yang lebih kecil membantu menjaga suhu tetap dingin di dalamnya. Saat air dituangkan ke lapisan luar atau diletakkan di dasar keramik, air tersebut menyerap ke tanah dan menguap karena panas matahari. Proses ini menurunkan suhu di bagian dalam sekitar 10 hingga 15 derajat Celsius lebih dingin dari suhu di luar.

Warga desa biasanya menggunakan keramik ini untuk menyimpan berbagai makanan seperti pisang, tomat, susu, dan ikan. Dengan cara ini, makanan terlindungi dari panas matahari, debu, dan serangga. Di daerah yang sering mengalami kekeringan dan jarang listrik, inovasi ini sangat membantu memperpanjang umur simpan makanan. Mereka tidak perlu sering pergi ke pasar atau sumber air untuk mendapatkan bahan makanan segar.

Selain manfaat praktisnya, keramik ini juga mencerminkan ketrampilan tangan warga setempat. Setiap keramik dibuat dengan tangan dan kadang dihiasi dengan pola-pola ukiran atau suara dekoratif lainnya. Anak-anak diajarkan cara mengisi air ke keramik, merawat, dan menggunakan keramik ini secara benar.

Keramik ini tidak bising dan tidak membutuhkan daya listrik, tetapi memiliki kekuatan untuk menjaga makanan tetap segar dan tahan lama. Sebuah inovasi alami yang mengingatkan kita bahwa solusi berkelanjutan bisa berasal dari bahan-bahan alami di sekitar kita. Di dunia yang terus beralih ke teknologi tinggi, alat sederhana dari tanah ini menunjukkan bahwa kadang-kadang, solusi terbaik memang ada di tanah tempat kita tinggal.