Sabtu malam, tanggal 15 November 2025, kawasan Titik Nol Kilometer Alun-Alun Tulungagung dipenuhi oleh ribuan warga yang antusias. Mereka datang untuk menyaksikan acara besar berjudul "Pesona Budaya Tulungagung 2025".
Acara ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Tujuan utama acara ini adalah melestarikan serta mempromosikan kekayaan seni dan tradisi dari daerah tersebut. Pesta budaya ini berlangsung mulai pukul 19.00 WIB dan menghadirkan berbagai pertunjukan menarik yang membanggakan budaya Tulungagung.
Salah satu pertunjukan yang paling dinanti adalah Tari Reog Kendang Massal. Ratusan penari menampilkan tarian khas ini dengan gerakan yang dinamis dan irama yang khas, yaitu irama jedoran. Tari Reog Kendang merupakan identitas utama budaya Tulungagung dan terkenal karena keindahan serta keunikan geraknya.
Selain itu, ada juga pertunjukan seni Jaranan Senterewe. Tari ini merupakan gabungan dari kuda lumping dan unsur tari Jawa klasik, yang membuat penonton terpukau dengan gerakan-gerakan yang energik dan menarik perhatian.
Tidak hanya pertunjukan tradisional, panggung acara juga disemarakkan oleh seni kontemporer, pertunjukan karawitan, dan pameran kerajinan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal. Pameran ini berhimpitan di sekitar Alun-Alun dan memperlihatkan berbagai produk unik hasil karya para pengrajin daerah.
Bupati Tulungagung, Drs. Gatut Sunu Wibowo, hadir langsung dan secara resmi membuka acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada masyarakat dan pelaku seni yang turut meramaikan acara ini. "Pesona Budaya ini adalah jendela untuk melihat dan menghargai kekayaan budaya Tulungagung," ujar beliau dengan bangga.
Acara ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga upaya untuk menjaga dan memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda dan wisatawan yang hadir. Dengan adanya acara ini, harapan masyarakat adalah agar keberlangsungan seni dan tradisi Tulungagung tetap terjaga dan semakin dikenal luas.
Perayaan budaya Tulungagung 2025 seni tradisional pesta budaya pelestarian budaya acara rakyat kerajinan lokal
