Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Rangkaian Peringatan Hari Jadi Tulungagung ke-820 Dimulai dengan Kirab Pataka

Jum'at, 14 November 2025, warga Kabupaten Tulungagung merayakan hari jadinya yang ke-820 tahun. Perayaan ini dimulai dengan sebuah acara yang sangat penting yaitu kirab Pataka Lambang Daerah. Acara ini berlangsung di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso dan berlangsung dengan very solemn dan penuh semangat.

Upacara itu dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Dalam acara ini, hadir juga banyak pejabat penting seperti jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), tokoh adat, serta ribuan peserta kirab dari berbagai kalangan masyarakat dan organisasi.

Kirab Pataka adalah sebuah tradisi turun-temurun di Tulungagung. Tradisi ini bukan sekadar acara biasa, namun memiliki makna yang sangat mendalam. Pataka, yang merupakan lambang daerah, diarak keliling untuk menyebarkan semangat dan filosofi dari hari jadi Kabupaten Tulungagung. Tradisi ini bertujuan memperkuat rasa kebersamaan dan nasionalisme warga.

Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan pesan penting dalam sambutannya. Ia menjelaskan bahwa pataka atau lambang daerah adalah simbol kehormatan dan semangat Kabupaten Tulungagung. Dengan diaraknya lambang ini ke seluruh penjuru daerah, terutama ke daerah pedesaan, diharapkan semangat Hari Jadi dan persatuan dapat dirasakan oleh semua masyarakat.

Acara ini diawali dengan prosesi adat yang sangat kental. Pataka Lambang Daerah diserahkan dari Bupati kepada Pasukan Kirab yang mengenakan pakaian tradisional khas Tulungagung, yaitu Batik Lurik Ngrowo. Mereka didampingi oleh berbagai petugas dari BPBD, Damkar, Dishub, Satpol PP, serta anggota TNI dan Polri. Seluruh pasukan ini tampil rapi dan penuh semangat.

Bupati Gatut Sunu Wibowo juga menyampaikan bahwa rangkaian acara peringatan ke-820 ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan selama rangkaian hari jadi ini. Menurutnya, perayaan ini harus menjadi momen membangun Tulungagung yang lebih maju dan harmonis.

Menurut penjelasan Gatut Sunu, kirab Pataka akan berlangsung selama empat hari. Pataka akan diarak melalui berbagai rute di Kabupaten Tulungagung. Rangkaian acara ini diharapkan mampu mempererat rasa persatuan dan kebanggaan warga terhadap daerah mereka.