Pada hari Kamis, 13 November 2025, ribuan umat Islam dari Tulungagung dan daerah sekitar berkumpul di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung. Mereka mengikuti sebuah acara istimewa yang rutin diadakan setiap tahun, yaitu Majelis Semaan Al-Qur'an Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek.
Acara ini diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Kabupaten Tulungagung dan menjadi tradisi spiritual yang sangat dinantikan oleh masyarakat setempat. Majelis ini diwariskan oleh seorang ulama terkenal bernama KH. Hamim Tohari Djazuli, lebih dikenal sebagai Gus Miek. Pengasuh majelis sendiri adalah Gus Robet Tijani Saifun Nawas.
Acaranya berlangsung di suasana yang sangat khusyuk dan hening. Para jamaah yang hadir hampir tidak bersuara, karena fokus utama dari kegiatan ini adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui dua rangkaian kegiatan, yaitu:
- Semaan Al-Qur'an: Membaca Al-Qur'an lengkap 30 juz secara bersama-sama, yang dilakukan oleh para hafidz, yaitu orang-orang yang hafal Al-Qur'an.
- Dzikrul Ghofilin: Membaca berbagai rangkaian dzikir seperti tawasul, sholawat, istighfar, tahlil, dan doa-doa khusus yang dipimpin secara bersama-sama.
Menurut panitia, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengajak masyarakat agar selalu mengingat Allah dan tidak lalai (ghaafil). Kata "ghaafil" sendiri berarti orang yang lupa atau lalai terhadap Allah. Dengan melakukan dzikir secara rutin, masyarakat diingatkan akan pentingnya menjaga keimanan dan keikhlasan dalam beribadah.
Acara Moloekatan Gus Miek ini terkenal karena dakwahnya yang selalu menyentuh hati dan merangkul semua kalangan. Mulai dari tokoh agama hingga masyarakat biasa di jalanan, mereka semua turut hadir untuk mengikuti kegiatan ini. Hal ini sejalan dengan semangat Pendopo yang merupakan rumah rakyat, tempat berkumpulnya semua lapisan masyarakat.
Bupati Tulungagung, Drs. Gatut Sunu Wibowo, turut hadir dan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. Ia mengatakan, "Kami sangat bersyukur Pendopo Kongas Arum dapat menjadi tempat berkumpulnya ribuan umat dalam majelis mulia ini. Moloekatan ini adalah benteng spiritual kita bersama, menjadi tempat kita memohon keberkahan dan keselamatan untuk Tulungagung." Kata-kata ini menunjukkan pentingnya acara ini sebagai momentum spiritual dan doa bagi seluruh masyarakat Tulungagung.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah, sekaligus memperkuat tali silaturahmi antar umat. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa satu hati dan satu niat, yaitu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, adalah kekuatan utama umat Islam di Tulungagung dan sekitarnya.
Majelis Semaan Al-Qur'an Tulungagung Dzikrul Ghofilin Gus Miek acara spiritual hari jadi Tulungagung
