Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Ponorogo Siap Raih Predikat Swasti Saba Wistara Sebagai Kabupaten Sehat

Ponorogo, sebuah kabupaten di Indonesia, sedang berusaha keras untuk mendapatkan penghargaan tertinggi di bidang kesehatan dan kebersihan. Kabupaten ini tengah mengikuti proses penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tingkat nasional untuk tahun 2025.

Pada hari Selasa dan Rabu, 25-26 September 2025, tim verifikator dari pusat yang berasal dari Kementerian Sekretariat Negara dan Kementerian Kesehatan langsung datang ke Ponorogo. Mereka datang ke berbagai lokasi di kota itu untuk memeriksa apakah kondisi di lapangan sesuai dengan dokumen yang telah dikirimkan sebelumnya oleh pemerintah setempat.

Verifikasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua data dan fakta yang dilaporkan benar-benar sesuai dengan kenyataan di lapangan. Dalam proses ini, tim verifikator meninjau sembilan indikator penting yang menjadi penilaian utama. Indikator tersebut meliputi kehidupan masyarakat yang sehat dan mandiri, kondisi permukiman dan fasilitas umum, layanan pendidikan di satuan pendidikan, pasar, kantor dan industri, tempat wisata, sistem transportasi dan lalu lintas, perlindungan sosial, serta kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana.

Sofyan Apendi, salah satu verifikator dari Kementerian Sekretariat Negara, menyampaikan bahwa hasil dari verifikasi lapangan ini akan dibawa ke rapat pleno pusat. Di rapat tersebut, pemerintah pusat akan memutuskan apakah Ponorogo layak menerima penghargaan Swasti Saba Wistara, predikat tertinggi dalam kategori Kabupaten Sehat.

"Kami sudah membawa nilai dari tahapan sebelumnya. Kemudian kami cocokan dengan fakta di lapangan. Hasilnya akan kami bawa ke pusat untuk menentukan apakah Ponorogo dapat wistara atau yang lain," kata Sofyan Apendi.

Sementara itu, Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyambut tim verifikator dengan penuh semangat. Ia menyatakan bahwa fakta lapangan di Ponorogo sesuai bahkan lebih baik dari data yang sudah diberikan dalam dokumen. Ia pun percaya diri bahwa kabupatennya akan meraih predikat tertinggi, yaitu Swasti Saba Wistara.

"Kalau di lapangan ternyata tidak layak, saya rela tidak mendapatkan apa-apa. Tapi kami yakin, faktanya jauh lebih bagus daripada dokumen," ungkap Bupati Sugiri Sancoko.

Penilaian ini sangat penting karena dapat membawa manfaat besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Ponorogo. Jika kabupaten ini mendapatkan penghargaan tertinggi, tentu akan menjadi bukti bahwa Ponorogo benar-benar peduli terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan warga.