Suasana hangat terasa di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo pada hari Rabu, 24 September 2025. Pada hari itu, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Ponorogo merayakan hari jadinya yang ke-38. Acara ini berlangsung secara sederhana namun penuh keakraban dihadiri oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, serta jajaran pegawai dari Kantor Pertanahan Ponorogo.
Ketua IPPAT Ponorogo, Hartati Hadiwijaya, mengatakan bahwa organisasi ini selalu berkomitmen menjadi mitra yang baik bagi Kantor Pertanahan dan ATR/BPN (Badan Pertanahan Nasional). Mereka bertekad terus memberikan layanan terbaik kepada masyarakat agar hak atas tanah dan aset lainnya tetap jelas dan aman. Selain itu, Hartati juga menyampaikan bahwa layanan pertanahan kini sedang dikembangkan secara digital berbasis elektronik, agar semakin efisien dan cepat.
Bupati Sugiri Sancoko memberikan apresiasi kepada IPPAT atas kontribusinya. Menurutnya, organisasi ini memainkan peran penting dalam mendukung pelayanan pertanahan di wilayah Ponorogo. Kang Bupati Sugiri juga berharap hubungan kerja sama antara PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah), ATR/BPN, dan pemerintah daerah akan semakin erat dan solid ke depannya.
“Sampai saat ini, sudah ratusan ribu sertifikat tanah yang diterbitkan. Tapi, belum semua peta tanah tersebut terpetakan secara lengkap. Oleh karena itu, kita perlu menyelesaikan pemetaan secara rinci sebelum melakukan percepatan sertifikasi tanah,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Ponorogo, Fery Saragih, menekankan betapa pentingnya profesionalisme dalam pekerjaan PPAT. Ia mengingatkan, selain harus cekatan, PPAT juga harus jujur, cermat, dan teliti dalam menjalankan tugasnya.
“Bekerjalah dengan hati-hati dan profesional. Pastikan data yang kita keluarkan sesuai dengan keadaan di lapangan. Karena, jejak elektronik yang dibuat akan selalu tersimpan dan tidak akan pernah hilang,” ujarnya dengan serius.
IPPAT Ponorogo Pejabat Pertanahan Bupati Ponorogo Pelayanan Hukum Sertifikat Tanah
