Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi atau yang lebih dikenal dengan nama Cak Sandi, menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Mojokerto. agenda utama rapat itu adalah menyampaikan penjelasan dari Wali Kota Mojokerto mengenai rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) untuk tahun anggaran 2026.
Cak Sandi menyampaikan bahwa tema pembangunan Kota Mojokerto tahun 2006 adalah “Penguatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) untuk akselerasi pembangunan yang inklusif dalam rangka menjaga kualitas hidup masyarakat berbasis social capital”.
Theme ini sejalan dengan tema nasional dan provinsi, menunjukkan bahwa pemerintah kota berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar pembangunan di bidang ekonomi dan sosial bisa berjalan secara bersamaan dan merata.
Menurut laporan, pendapatan daerah yang diproyeksikan untuk tahun 2026 mencapai sekitar Rp788,95 miliar. Angka ini belum termasuk pendapatan yang berasal dari sumber-sumber khusus seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), Dana Alokasi Umum (DAU), serta insentif fiskal lainnya.
Sementara itu, untuk pengeluaran, pemerintah kota menganggarkan dana sebesar Rp803 miliar untuk pembangunan dan layanan masyarakat di tahun yang akan datang. Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai program yang mendukung pembangunan kota dan peningkatan kesejahteraan warga.
Pemerintah Mojokerto berharap, dengan rancangan anggaran ini, pembangunan kota bisa berjalan lebih baik lagi dan masyarakat akan merasakan manfaatnya secara langsung. Rencana ini juga mencerminkan komitmen kota dalam memperkuat daya saing SDM dan menjaga kualitas hidup masyarakatnya.
Anggaran Mojokerto 2026 Wali Kota Mojokerto Rancangan APBD Pembangunan Kota Mojokerto Penguatan SDM
