Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peserta MTQ dari Ponorogo Siap Mencuri Perhatian di Provinsi Jawa Timur

Sejumlah 21 generasi Qurani dari Kabupaten Ponorogo siap berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Provinsi Jawa Timur. Kompetisi ini akan berlangsung di Jember dari tanggal 11 hingga 20 September 2025. Mereka datang membawa harapan besar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di berbagai cabang lomba.

Para peserta ini tidak berjalan sendiri. Mereka didampingi oleh lima pembina dan lima official. Sebelum berangkat, mereka mengucapkan selamat tinggal kepada Kang Bupati Sugiri Sancoko dan Wakil Bupati Bunda Lisdyarita di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Senin (8/9/25). Dalam perpisahan tersebut, beliau berpesan agar anak-anak tidak hanya fokus meraih juara, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari.

Para peserta akan mengikuti lima cabang perlombaan berbeda, yaitu tahfidz al-Qur’an, tilawah al-Qur’an, karya tulis ilmiah al-Qur’an, Syahril Qur’an, serta khat al-Quran atau kaligrafi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan setiap aspek kecintaan dan penguasaan terhadap kitab suci umat Islam.

Menurut Ketua LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) Ponorogo, Ahmad Zubaidi, proses persiapan peserta dilakukan secara berlapis. Mulai dari seleksi tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten, kemudian diambil tiga besar dari setiap cabang lomba. Mereka yang terbaik kemudian diberikan pembinaan khusus selama empat bulan. “Pembinaan ini dilakukan sejak sebelum Juli hingga kini,” ujarnya.

Upaya keras ini mendapatkan dukungan penuh dari Kang Bupati Sugiri Sancoko. Ia berharap, para peserta tidak hanya semangat dan mampu meraih kemenangan, tetapi juga mampu menanamkan ajaran dan nilai-nilai Qur’ani di kehidupan sehari-hari. “Tujuan utama kami adalah anak-anak mencintai Al-Qur’an dan menanamkan akhlaknya,” katanya.

Selain mempersiapkan peserta, Kang Bupati Sugiri juga menyampaikan kesiapan Ponorogo menjadi tuan rumah MTQ Jawa Timur tahun 2027. Ia mengingatkan bahwa terakhir kali Ponorogo menggelar MTQ adalah pada tahun 1983. “Tahun 2027 mendatang, kami siap menjadi tuan rumah. Kota Ponorogo, yang dikenal sebagai kota KEN, akan menyambut dengan keramahan dan sambutan hangat. Kami juga sedang mengejar pengakuan UCCN (United Cities and Local Governments Network), dan sangat percaya diri menyambut tamu-tamu dari seluruh Jawa Timur,” ujarnya.

Dengan semangat dan persiapan matang, Ponorogo berharap mampu menunjukkan kebolehannya dalam menggelar acara tingkat provinsi dan menggaet lebih banyak prestasi di bidang keagamaan. Semangat para generasi Qurani ini diharapkan mampu menginspirasi generasi muda lain agar lebih mencintai dan memahami Al-Qur’an sebagai sumber ilmu dan kedamaian.