Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser Dimulai di Sampung, Perkuat Kader NU dan NKRI

Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser di Kecamatan Sampung, resmi dimulai pada hari Jumat, 5 September 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan untuk calon anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser), sebuah organisasi kader muda dari Nahdlatul Ulama (NU) yang berperan penting dalam menjaga keamanan dan keutuhan bangsa Indonesia.

Pelatihan ini diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko di halaman Madrasah Tsanawiyah Darut Tholibin, Desa Carangrejo. Acara tersebut menandai mulai resmi kegiatan yang akan berlangsung dari tanggal 4 sampai 7 September 2025. Ada sekitar 30 peserta yang mengikuti pelatihan ini, yang akan mendapatkan berbagai materi penting selama kegiatan berlangsung.

Materi yang diberikan meliputi ajaran Aswaja dan ke-NU-an, protokol keamanan, langkah-langkah pengamanan, wawasan kebangsaan, serta materi lain yang menunjang peran mereka sebagai kader Banser. Pelatihan ini bukan hanya sekadar pendidikan dasar, tetapi juga sebagai fondasi untuk membentuk kader yang berakhlak, berkarakter kebangsaan, dan berjiwa NU.

Kang Sugiri Sancoko menegaskan, kepada peserta pelatihan agar mereka tidak hanya serius dalam mengikuti kegiatan ini, tetapi juga memahami bahwa berkhidmat kepada NU berarti berkhidmat untuk negara. "Ini panggilan hati. NU memanggilmu untuk menjadi kader terbaik. Tidak sekadar pendidikan dan pelatihan, tetapi Banser punya peran penting menjaga keutuhan NKRI," ujarnya.

Menurut beliau, pelatihan ini merupakan langkah awal agar lahir kader Banser yang militan dan mampu berperan aktif dalam menjaga bangsa dan agama. Ia juga berharap agar pelatihan lanjutan dapat segera direncanakan supaya semua kader muda NU dapat mengikuti dan mendapatkan pendidikan serta pelatihan dasar secara menyeluruh. "Saya ingin tidak ada kader muda NU yang tidak masuk Banser. Semua harus mendapatkan pendidikan, pelatihan dasar, belajar berjejaring, dan menjadi benteng NU," tuturnya.

Dengan pelaksanaan diklatsar ini, diharapkan para peserta mampu menjadi generasi yang siap menjaga keamanan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan tetap berpegang teguh pada ajaran NU dan semangat nasionalisme Indonesia.