Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Gubernur Jawa Timur Berikan Bantuan Rp 16,75 Miliar untuk Warga Kabupaten Malang

Pada hari Rabu (27/8), di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, secara simbolis menyerahkan dana sebesar Rp 16,75 miliar. Dana ini diberikan untuk membantu warga di Kabupaten Malang melalui program bernama SAPA BANSOS.

Penyerahan bantuan ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib. Bantuan ini akan digunakan untuk berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Bantuan ini meliputi banyak program, mulai dari alat bantu mobilitas untuk penyandang disabilitas dan lansia, hingga bantuan sosial untuk orang lanjut usia yang disebut PKH Plus.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa Kabupaten Malang adalah yang ke-34 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur yang menerima bantuan ini. Ia menegaskan, bahwa tujuan dari program ini adalah memastikan bantuan tepat sasaran dan berguna bagi penerima. Bantuan ini dibedakan menjadi dua kategori utama, yakni bantuan langsung (charity) dan pemberdayaan (empowerment).

"Bantuan seperti KPM Jawara bertujuan memperkuat ekonomi mereka, sedangkan PKH Plus adalah untuk mendukung kesejahteraan sosial orang lanjut usia. Sedangkan bagi penyandang disabilitas, bantuan membantu mereka agar bisa lebih mandiri," ujar Gubernur Khofifah sebelum meninggalkan lokasi.

Sementara itu, atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Wakil Bupati Lathifah Shohib mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena telah memberikan bantuan ini kepada warga Malang. Ia berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan tersebut sebaik-baiknya, khususnya agar dana yang diperoleh benar-benar digunakan untuk modal usaha dan tidak dipakai untuk konsumsi semata.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kabupaten Malang agar hidup mereka menjadi lebih sejahtera dan mandiri di masa depan.