Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

NU Cup III Piala Wali Kota Batu 2025: Ajang Sport Tourism dan Kebersamaan

Sebanyak 126 peserta dari berbagai daerah mengikuti turnamen tenis NU Cup III Piala Wali Kota Batu 2025 yang resmi dimulai pada hari Sabtu, 6 September 2025. Turnamen ini diselenggarakan di tiga lokasi berbeda, yaitu Lapangan Tenis PCNU, Jambuluwuk, dan Panorama.

Turnamen ini diinisiasi oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Batu. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari pemenang tenis terbaik, tetapi juga sebagai momentum mempererat kebersamaan antar warga dan mendukung program sport tourism di kota ini. Sport tourism adalah konsep wisata yang menggabungkan kegiatan olahraga dan liburan, sehingga atraksi wisata sekaligus memberi manfaat kesehatan.

Wali Kota Batu, Nurochman, mengungkapkan rasa apresiasinya kepada PCNU Kota Batu yang konsisten mengadakan kegiatan positif ini. Ia menyampaikan, "NU yang biasanya kita kenal dengan tahlil, istighosah, atau sholawatan, kali ini hadir dengan kegiatan olahraga. Ini ciri khas NU urban." Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan refreshing bagi warga dan wisatawan, sekaligus memperkenalkan keindahan serta kesejukan Kota Batu.

Nurochman juga menegaskan bahwa turnamen ini sejalan dengan program pemerintah kota dalam mendorong sport tourism. Ia berharap semua elemen masyarakat turut berpartisipasi dan bahwa pemerintah akan memfasilitasi berbagai kegiatan olahraga. “Kami ingin semua masyarakat menjadi sehat melalui olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Batu, Takim, mengatakan bahwa NU Cup ini lebih dari sekadar kompetisi. Ia menyebutkan, "Turnamen ini juga untuk menjaga kebersamaan dan kesehatan serta mendukung perjuangan bangsa. Tahun ini dilakukan dalam suasana memperingati Hari Kemerdekaan RI." Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi perekat di tengah perbedaan komunitas di Kota Batu.

Di sisi lain, Ketua Panitia, Fatkhul Yasin, menambahkan bahwa NU Cup sebagai bentuk komitmen dalam memasyarakatkan olahraga tenis di Batu. Ia menyatakan, "Olahraga ini milik semua kalangan dan jumlah peserta tahun ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi."

Dalam turnamen ini, peserta dari kelas A dan B bertanding dengan sistem setengah kompetisi. Juara kelas A berhak mendapatkan hadiah uang sebesar Rp5 juta. Dengan berbagai semangat positif dan dukungan dari masyarakat, semoga kegiatan ini mampu menjadikan olahraga sebagai bagian penting dari gaya hidup masyarakat dan meningkatkan pariwisata di Kota Batu.