Wajak, Malang – Pada hari Selasa sore, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M bersama istrinya, Hj. Anis Zaida yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang, melakukan kunjungan ke rumah seorang bayi berusia lima bulan bernama Queensa Acellin Kaynaseh. Bayi ini sedang mengalami penyakit hidrosefalus, yaitu kondisi dimana terjadi penumpukan cairan di dalam otak, yang bisa menyebabkan pembengkakan di kepala dan berpotensi mengganggu kesehatan dan pertumbuhan si kecil.
Kunjungan ini dilakukan langsung ke kediaman keluarga yang tinggal di Dusun Arjosari, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak. Kehadiran Bupati dan rombongan bertujuan untuk memastikan perkembangan kesehatan bayi yang sebelumnya telah menjalani operasi di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Operasi tersebut difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Malang dan merupakan bagian dari usaha untuk membantu bayi agar bisa sembuh dari penyakitnya.
Dalam kunjungannya, Bupati Sanusi menyampaikan bahwa kondisi bayi Queensa saat ini sudah menunjukkan tanda-tanda membaik. Ia menjelaskan, "Anak ini baru saja dirawat di RSUD Kanjuruhan dan kondisinya sudah membaik. Langkah selanjutnya adalah terus melakukan pengobatan dan pendampingan dari Puskesmas Wajak agar kondisi bayi ini terus membaik dan bisa sembuh total." Selain itu, beliau juga meminta agar aparat kesehatan di RSUD Kanjuruhan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang tetap mendukung proses penyembuhan bayi Queensa.
Orangtua bayi, Ali Taufan dan Suliantini, merasa sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan. Ali Taufan mengungkapkan, "Awalnya Queensa lahir normal di Rumah Sakit Ben Mari pada 8 Maret 2025 dengan berat badan 2,8 kilogram dan panjang 48 sentimeter. Tapi setelah berusia tiga bulan, ada pembengkakan di kepalanya. Kami kemudian membawanya ke Puskesmas dan akhirnya diketahui bahwa dia mengidap hidrosefalus."
Ia juga mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, termasuk Bupati Sanusi, aparat kesehatan, dan berbagai organisasi serta kepala desa setempat yang telah memfasilitasi pengobatan untuk putrinya. "Sekarang, saya merasa lega karena anak saya sudah bisa berobat. Semoga dia bisa seperti anak-anak lainnya, sehat dan ceria," tambahnya dengan penuh haru.
Menanggapi kondisi ini, Bupati Sanusi memberikan harapan besar bahwa dengan perawatan dan perhatian yang tepat, bayi Queensa dapat sembuh dan menjalani hidup normal. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mendukung keluarga ini agar proses penyembuhan berjalan lancar dan optimal.
bupati malang bayi hidrosefalus kunjungan sosial kesehatan anak pemerintahan malang
