Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Warga Kabupaten Pasuruan Tolak Provokasi dan Hoaks untuk Jaga Perdamaian

Warga masyarakat Kabupaten Pasuruan dengan tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk provokasi dan hoaks yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Mereka juga mengecam keras tindakan perusakan fasilitas umum dan aset negara yang merugikan masyarakat banyak.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, saat membacakan Ikrar Pasuruan Damai di Mapolres Pasuruan pada hari Selasa sore, 2 September 2025. Dalam acara tersebut, Rusdi Sutejo menegaskan pentingnya menjaga kedamaian dan saling menghormati antar masyarakat.

"Kami bersama rakyat menyatakan sikap bahwa provokasi, hoaks, serta perusakan fasilitas publik harus kita tolak keras. Mari kita jaga persatuan dan kedamaian demi kemajuan Kabupaten Pasuruan," ujarnya saat membacakan ikrar.

Ikrar ini diharapkan mampu memperkuat tekad masyarakat guna menolak segala bentuk kekerasan, fitnah, dan tindakan merusak yang dapat mengancam kestabilan dan keamanan di daerah tersebut. Dengan semangat persatuan, masyarakat berkomitmen untuk menjaga keharmonisan dan membangun lingkungan yang aman dan tenteram.