Pada hari Jumat pagi, 29 Agustus, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, menghadiri acara sarasehan dan kegiatan Jum'at Curhat bersama Paguyuban Jeep Bromo Tengger Semeru (BTS) 4x4. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang dan dihadiri oleh banyak pejabat penting, seperti Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno, Kepala Balai Besar TNBTS, Kepala Jasa Raharja Putra Marketing Office Malang, dan kepala perangkat daerah lainnya. Tidak ketinggalan, para anggota Paguyuban BTS Trans juga turut hadir dalam acara tersebut.
Acara ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Malang dan Kepolisian sangat peduli terhadap keamanan dan keselamatan pengunjung di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Kawasan ini terkenal sebagai objek wisata yang sangat populer, menarik ribuan wisatawan setiap hari. Tetapi, karena tingginya jumlah pengunjung, terjadi peningkatan risiko kecelakaan, terutama yang melibatkan kendaraan seperti jeep yang banyak digunakan untuk menelusuri jalanan di kawasan tersebut.
Dalam kegiatan ini, mereka membahas langkah-langkah preventif untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan. Hal ini penting, karena sebelumnya pernah terjadi kecelakaan yang melibatkan armada jeep, yang melukai beberapa wisatawan. Melalui sarasehan ini, pihak berwenang berharap bisa melakukan tindakan nyata untuk melindungi pengunjung dan masyarakat sekitar.
Seorang pejabat dari pemerintah menyampaikan, "Kegiatan ini adalah bentuk perhatian serius dari pemerintah dan polisi agar kawasan wisata tetap aman dan nyaman." Editor menambahkan, acara ini diharapkan dapat memberikan hasil positif, seperti makin berkurangnya kecelakaan dan peningkatan kepedulian pengunjung terhadap keselamatan diri mereka sendiri selama berwisata di Bromo Tengger Semeru.
Keselamatan di Bromo Tengger Semeru Sarasehan dan Jum'at Curhat Pengunjung Taman Nasional Upaya Pencegahan Kecelakaan
