Pada hari Kamis, 28 Agustus 2025, Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo resmi mengumumkan pergantian kepemimpinan. Suyudi, yang menjabat sebagai rektor sejak tahun 2021 dan masa jabatannya akan berakhir pada 2025, menyerahkan tongkat estafet kepada koleganya, Ahsin Abdurrahman.
Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, anggota DPR RI, Ali Mufti, Ketua DPRD Ponorogo, serta jajaran pengurus NU dan perwakilan dari perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainnya di daerah tersebut.
Bupati Sugiri Sancoko dalam sambutannya berharap kepemimpinan baru ini membawa energi positif bagi kemajuan INSURI. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) untuk bersatu dan menjaga keberlangsungan perguruan tinggi yang didirikan pada tahun 1968 ini dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Semua harus duduk bersama dengan niat baik. Ini milik Nahdlatul Ulama, harus kita hidupi bersama-sama,” katanya. Ia pun mengajak semua yang hadir untuk mengangkat tangan sebagai simbol komitmen dan berjanji akan membangun INSURI secara kolektif.
Selain itu, pesan dari pimpinan lama INSURI, Suyudi, juga disampaikan kepada Ahsin. Ia mengingatkan agar Ahsin membuka seluas-luasnya peluang kolaborasi, baik dengan PCNU, banom NU, pondok pesantren, pemerintah, maupun lembaga lain baik di tingkat lokal maupun nasional. Tujuannya adalah agar INSURI dapat menjadi institusi yang semakin unggul dan berkembang.
Ahsin Abdurrahman menyatakan kesiapan dan keseriusannya untuk meneruskan langkah yang telah dirintis oleh Suyudi. Ia berjanji akan mengimplementasikan semua masukan dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan INSURI.
"Kami siap untuk melaksanakan apa yang disampaikan senior kami, Pak Suyudi," ujar Ahsin dengan tegas, menandakan komitmennya untuk memimpin INSURI ke arah yang lebih baik.
INSURI Ponorogo penggantian kepemimpinan Suyudi Ahsin Abdurrahman Nahdlatul Ulama Ponorogo
