Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

70 Generasi Muda Ponorogo Resmi Jadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka

Pada hari Jumat, 15 Agustus 2025, 70 anak muda dari Kabupaten Ponorogo resmi mendapatkan kepercayaan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Mereka akan bertugas dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia yang akan berlangsung di Alun-Alun Ponorogo pada tanggal 17 Agustus 2025.

Pada saat pengukuhan di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, para anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia di hadapan orang tua, pelatih, dan para tamu undangan. Mereka dengan penuh semangat menyatakan komitmen untuk menjaga kehormatan bangsa Indonesia melalui tugas mereka tersebut.

“Yang kalian kibarkan bukan hanya kain merah putih. Di sana ada harga diri bangsa, martabat Indonesia, panji kehormatan milik kita bersama,” kata Kang Bupati Sugiri Sancoko, usai mengukuhkan para anggota Paskibraka.

Perjalanan menuju menjadi bagian dari Paskibraka tidaklah mudah. Dari 402 pendaftar, mereka dipilih melalui proses seleksi yang sangat ketat. Seleksi ini meliputi pemeriksaan kondisi fisik, kesehatan, wawasan kebangsaan, dan latihan parade.

Setelah lolos seleksi, mereka mengikuti pelatihan keras selama beberapa minggu yang diampu langsung oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), dan Purna Paskibraka sejak 21 Juli lalu. Pelatihan ini bertujuan untuk menanamkan disiplin, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab kepada mereka.

Kang Bupati Sugiri Sancoko memuji keberhasilan mereka. “Hari ini kita melihat bersama kader bangsa yang berkualitas,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa tugas mereka bukan hanya sebatas baris-berbaris saat upacara, tetapi merupakan bentuk pendidikan karakter yang penting untuk kehidupan mereka ke depan.

Masih menurut bupati, latihan dan pengalaman yang mereka peroleh mampu membangun karakter kuat, seperti disiplin, kebersamaan, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai ini harus mereka pegang erat seumur hidup.

Dalam pesannya, Kang Bupati menegaskan bahwa kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal yang luar biasa. Ia menambahkan, “Merdeka harus kita isi dengan sesuatu yang luar biasa. Kita harus merdeka dari kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, dan dari segala ketidakbaikan.”

Pengukuhan ini menjadi momen penting dalam menanamkan rasa nasionalisme dan semangat patriotisme di kalangan generasi muda Ponorogo. Mereka diharapkan mampu menjaga dan meneruskan perjuangan bangsa Indonesia dengan semangat dan karakter kuat.