Pada beberapa waktu terakhir, beredar pesan WhatsApp palsu yang mengatasnamakan Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin. Pesan tersebut berisi permintaan kepada pihak tertentu untuk mentransfer uang dengan alasan tertentu. Pesan ini dibuat dengan tujuan menipu orang agar memberikan uang dan merugikan masyarakat.
Pemerintah Kota Probolinggo dengan tegas menyatakan bahwa pesan tersebut adalah hoaks, yaitu informasi palsu yang tidak benar. Mereka menegaskan bahwa Wali Kota tidak pernah mengirim pesan pribadi kepada warga melalui WhatsApp untuk meminta transfer uang, data pribadi, atau bantuan dana.
Selain itu, pemerintah mengimbau kepada masyarakat agar tidak percaya, membalas, maupun menyebarkan pesan tersebut dalam bentuk apapun. Sebab, membagikan informasi hoaks dapat membuat situasi menjadi tidak aman dan menimbulkan kebingungan di masyarakat.
Jadi, kalau SobatKom menerima pesan seperti itu, sebaiknya langsung dikonfirmasi ke sumber resmi, seperti website atau media sosial resmi Pemerintah Kota Probolinggo. Dengan begitu, masyarakat bisa terhindar dari penipuan dan tetap aman dari informasi palsu.
Ini merupakan bagian dari upaya bersama menjaga keamanan data dan uang pribadi di era digital yang semakin canggih. Penting bagi setiap orang untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya terhadap pesan yang mencurigakan dari pihak tidak dikenal.
Hoaks transfer uang Wali Kota Probolinggo pesan palsu informasi hoaks
