Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Lomba Devile Memeriahkan Hari Ulang Tahun Pramuka ke-63 di Ponorogo

Pada Rabu, 14 Agustus 2024, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ponorogo mengadakan lomba deville yang meriah untuk memperingati hari ulang tahun Pramuka yang ke-63. Lomba ini diadakan di Jl. Alun-alun Utara Ponorogo dan dibuka langsung oleh Bupati Sugiri.

Acara tersebut diikuti oleh 13 tim gugus depan (gudep) penggalang dan 15 tim gudep penegak. Masing-masing tim menunjukkan kebolehan mereka dalam formasi barisan dan mengusung hasil pionering yang telah mereka buat. Pionering adalah teknik membuat struktur atau peralatan dari tali dan kayu yang sering digunakan dalam kegiatan Pramuka untuk membangun teamwork dan kreativitas.

Semangat para peserta semakin terasa dengan kehadiran para supporter yang datang dari berbagai sekolah. Mereka bersorak-sorai dan memberikan dukungan kepada tim yang sedang berlomba. Suasana lomba menjadi semakin meriah dan penuh keceriaan.

Sumani, Ketua Harian Kwarcab Ponorogo, menjelaskan bahwa lomba ini dinilai oleh enam juri. Kriteria penilaian meliputi kreativitas pionering, tata barisan, formasi, dan kekompakan. "Dua juri menilai unsur pionering dan empat menilai tata barisan, formasi, ketepatan, dan kekompakan," jelasnya.

Bupati Sugiri pun mengungkapkan rasa kagum dan apresiasi yang tinggi terhadap semangat generasi Pramuka di Ponorogo. Ia menyatakan bahwa lomba deville tidak hanya menuntut kekompakan, tetapi juga kreativitas dan fokus yang maksimal. "Acara ini bagus dan membutuhkan konsentrasi serius. Kita sebagai orang tua wajib mengapresiasi. Saya berharap peserta tampil total dan menunjukkan semangat yang tinggi," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Bupati Sugiri berharap bahwa Pramuka di Ponorogo semakin berkembang. Ia percaya bahwa Pramuka merupakan salah satu sarana untuk membentuk karakter yang baik melalui berbagai kegiatan, termasuk lomba deville. "Pramuka menjadi alat untuk pengembangan karakter, jiwa keimanan yang baik, persatuan, dan nilai-nilai positif lain," tutupnya.