Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Blitar Rayakan Hari Pramuka ke-64 dan Lihat Tarian Emprak untuk Pelestarian Kebudayaan

Pada hari Kamis, 14 Agustus 2025, Pemerintah Kabupaten Blitar mengadakan upacara peringatan Hari Pramuka ke-64. Acara ini berlangsung di Alon-Alon Kanigoro, diikuti oleh para siswa dan siswi dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Mereka datang untuk merayakan hari besar Pramuka dan melakukan pelantikan Pramuka Garuda, yang merupakan salah satu tingkatan tertinggi dalam kepramukaan di Indonesia.

Dalam acara tersebut, hadir juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Kabupaten Blitar, Rijanto, yang bertindak sebagai pembina upacara. Rijanto menyampaikan bahwa kegiatan Pramuka sangat penting karena menjadi wadah untuk membina generasi muda. Menurutnya, Pramuka membantu anak-anak dan remaja agar mencintai tanah air, bangga sebagai bangsa Indonesia, dan berperilaku mulia.

Rijanto berharap agar para pelajar tidak hanya belajar di bangku sekolah, tetapi juga aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. “Harapan kami, melalui acara ini mereka dapat menjadi generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045. Indonesia yang kuat dan hebat harus dimulai dari pembinaan generasi mudanya,” jelasnya.

Selain upacara, dalam acara Hari Pramuka juga ditampilkan sebuah tarian khas dari Blitar, yaitu tari Emprak. Tarian ini biasanya digunakan untuk menyambut tamu dan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat. Tarian Emprak memiliki makna mendalam, yakni mempererat rasa persatuan dan kesatuan antar warga serta melestarikan kesenian daerah. Dengan menampilkan tarian ini, acara tersebut turut membantu pelestarian budaya dari Kabupaten Blitar.

Acara ini disambut antusias oleh warga setempat, yang merasa bangga dengan pelestarian budaya dan semangat kebangsaan yang ditunjukkan melalui peringatan ini.