Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Desa Jabalsari Torehkan Prestasi, Wakili Jawa Timur di Lomba Nasional Penurunan Stunting Tahun 2025

Pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, Desa Jabalsari di Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, menunjukkan prestasi yang membanggakan. Desa ini mempresentasikan keberhasilannya dalam menurunkan angka stunting kepada tim penilai tingkat nasional.

Stunting adalah masalah kekurangan gizi kronis yang menyebabkan pertumbuhan anak terganggu dan perkembangan otak tidak optimal. Upaya menekan angka stunting sangat penting agar generasi muda bisa tumbuh sehat dan cerdas.

Dalam acara yang diadakan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kepala Desa Jabalsari, Mahmudi, secara virtual menyampaikan inovasi unggulan desa yang disebut GERDU JEMPOLSARI. Nama lengkapnya adalah Gerakan Terpadu Jabalsari Eliminasi Masalah Stunting dengan Pola Konvergensi Lokal, Sinergi Aktif, Responsif, dan Integratif.

Strategi ini merupakan gabungan berbagai cara kolaboratif dan bekerja sama antara warga desa, pemerintah, dan lembaga terkait. Inovasi ini diyakini menjadi senjata utama desa dalam menekan angka stunting yang sebelumnya tinggi.

Selain itu, desa ini berhasil menembus 26 desa terbaik di seluruh Indonesia dan menjadi wakil dari Jawa Timur di tingkat nasional. Kehadiran mereka dalam lomba ini menunjukkan keberhasilan dan komitmen desa dalam mengatasi masalah gizi.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si, dan Ny. Endang Dwi Retnowati, Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung. Mereka menyampaikan apresiasi atas pencapaian desa tersebut. Sekda Tulungagung mengatakan, "Ini bukti bahwa desa kecil dari Tulungagung memiliki harapan besar untuk menyiapkan generasi mendatang yang sehat dan cerdas."

Perkembangan positif di Desa Jabalsari terlihat dari penurunan angka stunting yang signifikan, dari 5,83% pada tahun 2023 menjadi lebih rendah lagi. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa inovasi dan kerja keras warga desa efektif dalam mengatasi masalah gizi anak-anak.

Dengan prestasi ini, Desa Jabalsari menjadi contoh inspiratif bahwa kolaborasi dan inovasi dapat membawa perubahan besar demi masa depan generasi muda yang lebih baik.