Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Hari Kedua Global Talent Day di Malang, Menko PM Berikan Bantuan dan Inspirasi kepada Ratusan Masyarakat

Pada hari kedua rangkaian acara Global Talent Day di Kabupaten Malang, banyak momen menarik terjadi. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Indonesia, Dr. (H.C.) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si. Ia datang bersama jajaran dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Hadir pula Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, dan Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, yang mendampingi acara ini.

Acara ini dilaksanakan di Pendopo Eks Kawedanan Singosari, Kecamatan Singosari, dan diikuti oleh ribuan masyarakat dari berbagai kalangan. Semangat acara tampak dari kehadiran peserta yang datang sejak pagi hari, Sabtu (9/8). Kegiatan utama diawali dengan jalan sehat bersama masyarakat. Pada kegiatan ini, Menko PM yang akrab disapa Cak Imin, bersama Bupati dan Wakil Bupati Malang, berjalan menempuh jarak kurang lebih 4 kilometer. Mereka memulai dari garis start di Pendopo Eks Kawedanan Singosari, lalu melewati beberapa jalan utama seperti Jl Wijaya, Jl Ronggowuni, Jl Raya Tumapel, hingga Jl Nasional Singosari Lawang, dan kembali finish di tempat yang sama.

Selain jalan sehat, acara kemudian dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman dan talkshow. Dalam sesi tersebut, Cak Imin berbagi cerita dan memberi arahan penting kepada peserta. Ada juga sesi tanya jawab yang interaktif dan mengasyikkan, diselingi penampilan stand-up comedy oleh pelawak Nopek Novian yang membuat suasana menjadi lebih santai dan menyenangkan.

Salah satu momen menarik adalah penyerahan secara simbolis bantuan pelatihan bahasa Jepang kepada lima penerima. Setiap penerima mendapatkan bantuan senilai Rp 10 juta. Bantuan ini bertujuan mendukung pekerja migran Indonesia dalam meningkatkan keahlian mereka, terutama yang ingin bekerja di luar negeri dengan kemampuan bahasa asing yang memadai.

Acara ini diikuti oleh sekitar 700 peserta, yang berasal dari berbagai latar belakang. Mereka termasuk dari Kementerian dan lembaga pemerintah, calon pekerja migran Indonesia, pengurus lembaga pelatihan kerja, siswa dari sekolah vokasi, serta bekas pekerja migran dan anggota asosiasi perusahaan penempatan pekerja migran. Menurut seorang peserta, acara ini sangat menginspirasi dan memberi motivasi sekaligus mempererat silaturahmi antar berbagai kelompok yang peduli terhadap pemberdayaan masyarakat dan pekerja migran.

Pelaksanaan acara ini menunjukkan betapa pentingnya pemberdayaan dan pelatihan bagi masyarakat, khususnya mereka yang ingin bekerja di luar negeri. Menko PM dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin termotivasi dan memiliki peluang yang lebih baik untuk berkembang di dunia internasional.