Pemerintah Kota Pasuruan tengah mempersiapkan diri menjelang verifikasi lanjutan untuk mendapatkan penghargaan Kota Sehat tingkat nasional tahun 2025. Pemerintah bertekad membawa kota ini naik peringkat menjadi kota sehat yang paripurna. Hal ini disampaikan dalam rapat yang digelar di ruang kerja Wali Kota Pasuruan pada Rabu, 6 Agustus.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo. Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda), Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari satgas kota dan forum kota sehat. Tujuan utama dari pertemuan ini adalah memastikan seluruh proses persiapan berjalan lancar dan sesuai rencana.
Jadwal penting pun telah disusun, termasuk rencana Wali Kota Adi Wibowo yang akan memaparkan implementasi program kota sehat secara langsung pada 19 Agustus mendatang. Ia berharap dengan penilaian tersebut, Kota Pasuruan bisa memperbaiki posisi dan mencapai kategori tertinggi sebagai kota sehat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Adi Wibowo menegaskan bahwa tujuan utama mereka bukan hanya demi mengikuti penilaian, tetapi menjadikan Kota Pasuruan sebagai kota sehat sesuai visi pemerintah dan cita-cita Walikota Nawawi. "Secara jangka panjang, dalam visi misi saya dan Mas Nawawi, salah satunya menjadikan Kota Pasuruan ini sebagai kota sehat. Jadi bukan karena ada penilaian baru kita bergerak. Justru momentum adanya penilaian ini menjadi penambah semangat kita untuk lebih bekerja keras mewujudkannya," katanya.
Selain itu, Adi Wibowo juga mengingatkan seluruh perangkat daerah terkait untuk mendukung proses ini dengan mengumpulkan dokumen dan data yang akurat dan faktual. Ia menekankan bahwa kolaborasi dan komitmen dari semua pihak sangat penting agar target naik peringkat bisa tercapai.
Perlu diketahui, terakhir kali Kota Pasuruan mengikuti penilaian kota sehat adalah tahun 2019. Setelah enam tahun berlalu, kini kota ini kembali mengikuti proses penilaian tersebut. Sebelumnya, Kota Pasuruan berhasil mendapatkan status Open Defecation Free (ODF), yang berarti bebas dari kebiasaan buang air besar sembarangan, sebagai salah satu indikator keberhasilan program kota sehat.
Dengan persiapan matang dan semangat tinggi, diharapkan Kota Pasuruan mampu meraih predikat kota sehat yang paripurna dan menginspirasi daerah lain di Indonesia.
Persiapan Kota Sehat Pasuruan 2025 verifikasi nasional Kota Madinah Pasuruan
