Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peluncuran Program Ketahanan Pangan di Dampit: Panen Jagung Bersama Bupati Malang dan Pejabat Nasional

Pada hari Rabu (6/8) di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, sebuah acara besar berlangsung. Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi MM, mendampingi pejabat penting dari Indonesia dan sektor pertanian melakukan kegiatan yang disebut "Groundbreaking" dan peluncuran program unggulan. Mereka meresmikan pembangunan 205 SPPG Polri dan meluncurkan operasional 8 SPPG Polri. Selain itu, mereka juga melakukan panen raya jagung di lahan seluas 200 hektare.

Pemimpin dan pejabat nasional yang hadir termasuk Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, serta Wakil Menteri Pertanian, Bapak Sudaryono. Turut hadir pula pejabat dari berbagai institusi, seperti Kapolda Jawa Timur, Danrem 083 Baladika Jaya, serta pemerintah daerah dari Kabupaten Malang dan para petani setempat.

Selain kegiatan seremonial, panen jagung besar ini menunjukkan keberhasilan program kolaborasi antara Polres Malang, kelompok tani, sektor swasta, dan pemerintah daerah. Dalam program ini, sebanyak 354 petani lokal terlibat. Mereka menanam bibit jagung unggul yang disuplai oleh PT Syngenta Indonesia, sebuah perusahaan besar yang berperan penting meningkatkan produktivitas petani.

Hasil panen yang diperkirakan mencapai 8 sampai 10 ton per hektare, dengan masa tanam sekitar 105 sampai 115 hari. Petani memperoleh pendapatan bersih sekitar Rp 55 juta per hektare, angka yang cukup menguntungkan bagi mereka. Hasil panen ini juga didistribusikan dengan jaminan yang lengkap dari Bulog, sehingga petani tidak perlu khawatir soal pemasaran hasil panennya.

Bupati Malang menyebutkan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menambahkan, pemerintah Kabupaten Malang juga berkomitmen mendukung program nasional ini agar Indonesia mandiri dalam memproduksi jagung. Kerja sama tersebut meliputi pengamanan selama distribusi, pengawasan praktik budidaya, serta pendampingan teknis di lapangan agar hasil panen maksimal dan berkualitas.

Menurut pengamat, kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi semua pihak agar ketahanan pangan Indonesia terus terjaga dan petani mendapat manfaat langsung dari program ini. Dengan demikian, upaya meningkatkan produksi jagung tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani lokal.