Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Batu Bisnis Festival 2025 dan Jambore Desa Wisata, Tunjukkan Sinergi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Berkelanjutan

Pada hari Kamis, 31 Juli 2025, Wali Kota Batu, Nurochman, secara resmi membuka acara Batu Bisnis Festival 2025 dan Jambore Desa Wisata 2025 di Balai Kota Among Tani. Acara ini berlangsung hingga tanggal 3 Agustus 2025 dan menunjukkan komitmen dari Pemerintah Kota Batu untuk memperkuat ekonomi rakyat serta mendorong pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Nurochman menyampaikan bahwa acara ini bukan hanya sekadar festival biasa. Lebih dari itu, acara ini adalah upaya nyata untuk mempercepat pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), industri kreatif, serta desa wisata yang ada di sekitar Batu. "Ini adalah langkah nyata untuk menjadikan Batu pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata berbasis komunitas," ujarnya. Ia berharap masyarakat bangga dengan produk lokal dan destinasi wisata yang ada di daerah mereka.

Wali Kota juga menekankan pentingnya kerjasama yang solid antara berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, pemerintah pusat dan daerah, serta komunitas kreatif. Ia menjelaskan bahwa sinergi ini sejalan dengan visi misi "MBatu SAE" dan mendukung program nasional seperti "Bangga Buatan Indonesia" serta "Bangga Berwisata di Indonesia Saja".

Salah satu bagian dari acara ini adalah Batu Bisnis Festival 2025, yang dirancang sebagai platform bisnis lengkap. Kegiatan yang diadakan meliputi pameran produk ekonomi kreatif dan UMKM, festival kuliner tradisional, Forum Ekonomi Kreatif Nusantara, serta sosialisasi berbagai program dari kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN)/Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Sementara itu, Jambore Desa Wisata 2025 bertujuan untuk memberdayakan desa sebagai tulang punggung pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tersebut. Wali Kota Nurochman menyatakan, "Kami ingin desa wisata tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi menjadi motor penggerak perekonomian. Melalui jambore ini, kami berusaha membangun ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan." Ia menambahkan bahwa acara ini diharapkan mampu memperkuat desa-desa menjadi destinasi wisata yang mandiri dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Nurochman menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan, termasuk Dinas Pariwisata, pelaku UMKM, serta komunitas kreatif. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi digital dan inovasi dalam pengembangan usaha agar dapat bersaing dan berkembang dengan pesat di masa depan.

Acara ini menjadi contoh nyata dari upaya pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat ekonomi berbasis komunitas sekaligus memperluas daya tarik wisata berkelanjutan di Batu. Dengan kolaborasi yang erat, diharapkan Batu akan semakin dikenal sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata yang ramah lingkungan dan inklusif bagi semua kalangan.