Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah meluncurkan konsep baru yang bernama Kampung Rikolo Semono. Konsep ini dirancang untuk mengembangkan Kawasan Setono dan kompleks Makam Batoro Katong. Kampung Rikolo Semono tidak hanya fokus pada infrastruktur tetapi juga mengedepankan nilai-nilai religi, budaya, dan sejarah yang ada di kawasan tersebut.
Dalam mewujudkan kampung ini, Pemkab Ponorogo menerapkan pendekatan kolaboratif. Mereka akan mengintegrasikan tiga sumber pendanaan yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Timur, dan APBD Kabupaten Ponorogo. Hal ini bertujuan agar pengembangan bisa lebih efisien dan terarah.
Informasi mengenai pengembangan tersebut disampaikan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dalam acara Final Expose Readiness Criteria Skala Kawasan Terpadu dan Terintegrasi Setono. Acara tersebut dilaksanakan pada Kamis, 31 Juli 2025, di Pringgitan Rumah Dinas Bupati Ponorogo. Bupati Sugiri menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Dengan adanya Kampung Rikolo Semono, diharapkan masyarakat bisa merasakan manfaat dari pengembangan tersebut dan menjaga warisan budaya serta nilai-nilai religi di kawasan Ponorogo.
