Kematian Afif Maulana, seorang pemuda yang diduga menjadi korban penyiksaan, hingga kini masih menyisakan banyak pertanyaan. Kasus ini menarik perhatian publik, terutama mengenai proses pengusutan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Keberadaan kejanggalan dalam penyelidikan sangat mencolok. Keluarga Afif telah meminta salinan hasil autopsi dari polisi. Namun, hingga saat ini, permintaan tersebut tidak pernah dipenuhi. Kejadian ini menunjukkan kurangnya transparansi yang seharusnya ada dalam proses hukum.
Autopsi adalah pemeriksaan medis yang dilakukan pada jenazah untuk menentukan penyebab kematian. Proses ini penting untuk mengungkap fakta-fakta yang dapat membantu penyelidikan. Namun, ketika salinan hasilnya tidak diberikan, kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian menjadi berkurang.
Bagi keluarga Afif, keadilan untuk anak mereka adalah yang terpenting. Mereka mengharapkan agar kasus ini segera terungkap dan semua pihak yang terlibat dapat mempertanggungjawabkan tindakan mereka.
Untuk membahas lebih lanjut mengenai kematian Afif Maulana dan masalah transparansi di kepolisian, akan ada sesi Live Instagram malam ini dengan tema "Teka-Teki Tidak Transparannya Kepolisian Dalam Autopsi Awal Jenazah Alm. Afif Maulana."
Keluarga dan masyarakat terus berupaya untuk mengawal kasus ini hingga tuntas, sembari menyerukan #keadilanuntukafiff agar semua pihak yang terlibat bisa mendapatkan keadilan yang sebenarnya.
