Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kisah Inspiratif Kristina Saffran dalam Mengatasi Anoreksia

Kristina Saffran, seorang wanita yang berjuang melawan anoreksia sejak usia 10 tahun, mengalami masa sulit dalam hidupnya. Anoreksia adalah jenis gangguan makan yang ditandai dengan rasa takut berlebihan terhadap berat badan dan pengendalian ketat atas asupan makanan. Kristina berusaha sembuh dengan mengikuti berbagai program di rumah sakit, namun seringkali kembali ke kebiasaan yang merusak setelah pulang.

Dalam sebuah wawancara, Saffran mengungkapkan kesulitan yang dia dan keluarganya hadapi. “Saya tidak tahu bagaimana cara merawat diri sendiri, demikian juga keluarga saya,” tutur Saffran kepada Forbes. Namun, orang tuanya tidak menyerah. Mereka menemukan alternatif terapi bernama terapi berbasis keluarga (FBT). Terapi ini memungkinkan Saffran untuk tetap di rumah dengan melibatkan orang tuanya secara aktif dalam proses penyembuhannya.

Terapi berbasis keluarga mengharuskan orang tua untuk terlibat dalam setiap aspek perawatan. Mereka harus mendampingi Saffran saat makan, melakukan pemeriksaan berat badan secara berkala, dan bertemu dengan terapis setiap minggu. “Itu adalah tahun tersulit dalam hidup saya,” kata Saffran, yang kini berusia 32 tahun, “tetapi itu pasti yang membuat saya sembuh.”

Setelah sepuluh tahun pulih dari anoreksia, Kristina Saffran memutuskan untuk membantu orang lain yang mengalami masalah serupa. Dia mendirikan sebuah perusahaan yang bertujuan untuk mempermudah akses terapi berbasis keluarga. Perusahaannya menawarkan satu portal online yang memungkinkan keluarga untuk mengobati dan mengelola gangguan makan pada anak mereka. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik bagi keluarga yang menghadapi masalah yang sama.