Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Groundbreaking Tahap 7 IKN Tembus Rp5,3 Triliun

Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengumumkan bahwa total investasi yang masuk ke IKN pada groundbreaking tahap 7 telah mencapai Rp5,3 triliun. Ini adalah pencapaian penting yang menunjukkan minat yang tinggi dari investor untuk mengembangkan Ibu Kota Nusantara.

Groundbreaking merupakan seremonial awal untuk memulai pembangunan suatu proyek. Pada tahap ini, terdapat empat investor yang terlibat, yaitu PT Intiland Development Tbk (DILD) melalui PT Inti Kolaborasi Nusantara, dan PT Adiwarna Harapan Nusantara yang akan membangun kawasan mix use.

Selain itu, PT Bank Central Asia (BBCA) Tbk juga berpartisipasi dengan membangun kantor mereka di IKN. PT Hotel Papua Internasional berencana membangun Swiss-belhotel Nusantara, dan Royal Golden Eagle (RGE) Group akan membangun Nusantara International Convention Center and Hotel.

Nilai investasi dari keempat investor diperkirakan mencapai Rp5,375 triliun. Namun, Badan Otorita IKN menekankan bahwa nilai investasi yang dilaporkan bersifat dinamis. Ini berarti bahwa angka ini bisa berubah seiring dengan proses pembangunan dan desain yang harus sesuai dengan prinsip bangunan hijau.

Prinsip bangunan hijau adalah konsep pembangunan yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan. Dengan demikian, diharapkan Ibu Kota Nusantara dapat menjadi contoh pembangunan yang ramah lingkungan.

Investasi yang besar ini menunjukkan optimism masyarakat dan pelaku ekonomi terhadap masa depan Ibu Kota Nusantara, yang diharapkan menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi baru di Indonesia.