Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

WHO Umumkan Wabah Cacar Monyet Sebagai Keadaan Darurat

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah resmi mengumumkan bahwa wabah cacar monyet, yang kini dikenal sebagai mpox, di Afrika merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Pengumuman ini mencerminkan seriusnya situasi saat ini.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh BBC pada hari Kamis, 15 Agustus 2024, penyakit cacar monyet ini telah menewaskan setidaknya 450 orang di Republik Demokratik Kongo. Penyakit ini tergolong sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat antar manusia.

Sejak berada di Kongo, wabah ini telah menyebar ke beberapa negara lainnya di Afrika Tengah dan Timur. Yang lebih mengkhawatirkan, terdapat varian baru dari cacar monyet yang menyebar lebih cepat dan memiliki tingkat kematian yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penanganan wabah ini menjadi sangat penting.

Pemimpin WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan keprihatinannya mengenai potensi penyebaran lebih lanjut, baik di dalam Afrika maupun di benua lainnya. “Potensi penyebaran lebih lanjut di dalam Afrika dan benua lainnya sangat mengkhawatirkan,” tuturnya dalam pernyataannya.

Wabah cacar monyet adalah masalah serius yang harus mendapatkan perhatian global, khususnya untuk mencegah dampak lebih luas yang bisa ditimbulkan. Saat ini, WHO mengimbau semua negara untuk meningkatkan kewaspadaan dan persiapan dalam menghadapi kemungkinan penyebaran lebih lanjut dari penyakit ini.