Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peningkatan Nilai Impor Indonesia di Juli 2024

Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja mengumumkan bahwa nilai impor Indonesia pada bulan Juli 2024 mencapai USD 21,74 miliar. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 17,82 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2024. Jika dilihat dari tahun ke tahun, peningkatan juga terjadi, yaitu sebesar 11,07 persen.

Amalia W. Widyasanti, Pelaksana Tugas Kepala BPS, menjelaskan bahwa kemajuan ini terutama didorong oleh nilai impor nonmigas. Impor nonmigas tercatat mencapai USD 18,18 miliar, yang meningkat 19,76 persen dalam sebulan. Sementara itu, impor migas, yaitu minyak dan gas, juga mengalami peningkatan dengan nilai sebesar USD 3,56 miliar, atau naik 8,78 persen.

“Meningkatnya nilai impor secara bulanan disebabkan peningkatan nilai impor nonmigas dengan andil 16,26 persen, sementara itu andil peningkatan nilai impor migas adalah sebesar 1,56 persen,” kata Amalia dalam konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis, 15 Agustus 2024.

Lebih lanjut, Amalia menjelaskan bahwa secara tahunan, nilai impor di bulan Juli 2024 mengalami peningkatan yang terdiri dari dua komponen. Nilai impor migas meningkat sebesar 13,59 persen, sedangkan impor nonmigas meningkat sebesar 10,60 persen.

Peningkatan nilai impor ini mengindikasikan pertumbuhan aktivitas ekonomi di Indonesia, di mana semakin banyak barang yang dibutuhkan dari luar negeri untuk mendukung kebutuhan dalam negeri.