Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Meriah! Kirab Budaya Grebeg Tutup Suro di Ponorogo

Ponorogo, Jawa Timur - Tradisi Grebeg Tutup Suro kembali digelar di Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Acara yang berlangsung pada hari Sabtu, 26 Juli 2025 ini, dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai kalangan.

Grebeg Tutup Suro merupakan tradisi budaya yang menandai berakhirnya bulan Muharram dalam kalender Hijriah. Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Islam dan dianggap sebagai bulan yang suci. Setiap tahun, masyarakat setempat menggelar acara ini sebagai bentuk syukur dan penghormatan.

Monumen Bantarangin menjadi lokasi utama perayaan tersebut. Ribuan warga berkumpul di sana untuk menikmati berbagai atraksi yang disajikan. Dalam acara ini, banyak sekali kegiatan menarik seperti tarian daerah, pawai, dan parade yang memperlihatkan keragaman budaya lokal.

“Kemeriahan acara ini tidak hanya terlihat dari banyaknya jumlah pengunjung, tetapi juga dari antusiasme warga yang berpartisipasi dalam pawai,” ungkap salah satu panitia acara.

Acara Grebeg Tutup Suro ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk melestarikan budaya lokal dan mempererat tali persaudaraan antarwarga. Dengan beragam kegiatan ini, diharapkan generasi muda dapat lebih mengenal tradisi yang ada di daerah mereka.

Perayaan ini menjadi bukti bahwa budaya dan tradisi tetap hidup di tengah kemajuan zaman, menjadikan Ponorogo sebagai salah satu daerah yang kaya akan warisan budaya. Masyarakat berharap acara ini dapat terus berlangsung setiap tahun, menghadirkan kebahagiaan dan keakraban bagi semua orang.