Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Sertifikasi Halal untuk Dukung Usaha Mikro Kecil Menengah di Jawa Timur

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Jawa Timur mengadakan acara Sertifikasi Halal pada Rabu, 14 Agustus, di Aula Majapahit, GKN Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut. Sebanyak 65 UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman ikut berpartisipasi dalam acara ini.

Acara diawali dengan laporan dari Ketua Pokja UMKM Kemenkeu Satu Jawa Timur, Bakhroni. Setelah itu, Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu Jawa Timur, Sigit Danang Joyo, secara resmi membuka acara. Selain itu, Ferdy Sukmadianto dari Kanwil Ditjen Perbendaharaan Jawa Timur juga memberikan pemaparan terkait program permodalan untuk UMKM.

Pemerintah memiliki berbagai program untuk membantu UMKM, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Ultra Mikro (UMi). Namun, tantangan selanjutnya adalah menyebarluaskan informasi tentang program ini agar dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM yang membutuhkan bantuan.

Bagian inti dari acara adalah Bimbingan Teknis yang disampaikan oleh Direktur Lembaga Solusi Halal PW ISNU Jawa Timur, Dr. Siti Nur Husnul Yusmiati, S.Tp., M.Kes. Para pelaku UMKM kemudian langsung dipandu dalam proses pendaftaran sertifikasi halal dengan bantuan dari pendamping halal yang disediakan oleh PW ISNU.

Sertifikasi halal sangat penting karena dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM. Permintaan produk halal terus meningkat, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di pasar internasional. Dengan memiliki sertifikasi halal, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar mereka dan meningkatkan daya saing dalam bisnis global.

Acara ditutup dengan pernyataan penutup dari Kepala KPTIK BMN Surabaya, Piotun Yunarto Simanjuntak. Diharapkan keberadaan Kemenkeu Satu dapat membantu meningkatkan penjualan produk lokal para pelaku UMKM hingga ke tingkat nasional maupun internasional.