Dua hari menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-79, puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pasuruan melaksanakan latihan terakhir mereka. Kegiatan ini berlangsung di Alun-Alun Bangil, pada hari Kamis (15/8/2024) pagi.
Latihan tersebut dihadiri oleh pejabat-pejabat penting, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Kapolres Pasuruan, AKBP Teddy Chandra, serta Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Arh Noor Iskak. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap para anggota Paskibraka yang akan bertugas mengibarkan bendera pusaka Merah Putih pada tanggal 17 Agustus di pagi hari.
Koordinator Pelatih Paskibraka Kabupaten Pasuruan, Aiptu Nur Laeni, mengungkapkan bahwa ada total 76 anggota Paskibraka yang terpilih. Namun, dua anggota, satu pria dan satu wanita, akan dikirim untuk bertugas di tingkat Provinsi Surabaya. Dengan demikian, yang akan bertugas di Kabupaten Pasuruan adalah sebanyak 74 anggota.
Latihan pengibaran bendera telah dilakukan sejak tanggal 6 Agustus. Sebelum itu, pada bulan Maret, para anggota Paskibraka telah menjalani pra karantina di mana mereka diajarkan cara baris-berbaris yang baik. "Alhamdulillah, fisik anak-anak kuat dan mereka juga mudah diajari," kata Aiptu Nur Laeni. Ia menambahkan bahwa latihan terakhir ini diadakan menjelang pengukuhan, setelah itu para anggota akan istirahat sehari sebelum bertugas.
Proses seleksi untuk menjadi anggota Paskibraka tidaklah mudah. Mereka harus melalui serangkaian tes, termasuk administrasi, pengukuran tinggi dan berat badan, serta kesehatan jasmani dan bakat minat. Menurut Laeni, untuk laki-laki, tinggi badan minimal yang dibutuhkan adalah 174 cm, sedangkan untuk perempuan adalah 167 cm. "Mereka ini sudah melewati banyak ujian. Insya Allah, mereka yang terbaik," ungkapnya dengan penuh percaya diri.
