Pada tanggal 25 Juli 2025, Gubernur Jawa Timur telah menyerahkan bantuan sosial sebesar Rp 1,62 miliar untuk warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas di Kota Pasuruan. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan bantuan. Lansia adalah kelompok orang yang berusia di atas 60 tahun dan seringkali memerlukan dukungan lebih dalam keseharian mereka.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi yang dihadapi para penerima, sehingga mereka dapat menjalani hidup yang lebih baik. Selain itu, peluncuran 80 ribu koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia turut menjadi sorotan, berfungsi untuk memberdayakan ekonomi lokal.
Wali Kota Pasuruan juga mengungkapkan perhatian terhadap fenomena "Sound Horeg" yang kemungkinan akan muncul menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Sound Horeg adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suara bising yang dihasilkan dari alat musik tradisional. Ini merupakan bagian dari tradisi yang meriah dalam memperingati momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Lebih dari itu, dalam rapat paripurna DPRD, diskusi mengenai parenting, UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), serta komitmen pembangunan kota menjadi topik penting. Semua informasi ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Pasuruan untuk mendukung masyarakat dan memajukan kota.
Informasi lainnya mengenai kegiatan dan program di Kota Pasuruan dapat diakses melalui media informasi resmi e-Bangkit Sepelkan.
