Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pasar Murah Digelar di Kabupaten Pasuruan untuk Stabilkan Harga Sembako

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali menggelar Pasar Murah pada Kamis, 14 Agustus 2024. Acara ini dilaksanakan di Lapangan Desa Randupiti, Kecamatan Gempol, dan dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Pasuruan, Andriyanto. Kehadiran sejumlah pejabat penting menambah kemeriahan acara ini, termasuk Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, serta perwakilan dari Bank Indonesia (BI) Malang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu, menyatakan bahwa pasar murah ini berlangsung selama satu hari sekaligus menjadikan momen penting bagi masyarakat. Peserta yang terlibat dalam acara ini berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu, hadir pula stand dari Kecamatan Gempol dan berbagai BUMN/BUMD, perusahaan, serta industri kecil dan menengah (IKM) di wilayah tersebut.

Diana menjelaskan, "Paling banyak memang dari OPD dan binaannya. Selain itu, ada juga BUMN/BUMD seperti Bulog dan Bank Jatim." Acara ini memberikan banyak pilihan dan kemudahan bagi masyarakat dalam berbelanja. Pemerintah Daerah melalui pasar murah menyediakan barang serta kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar pada umumnya.

Dalam pidatonya, Pj Bupati Pasuruan Andriyanto menegaskan bahwa Pemkab Pasuruan telah berupaya keras dalam pengendalian inflasi di daerah. "Pasar Murah ini adalah salah satu cara untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil," ujar Andriyanto di depan para undangan dan warga.

Andriyanto juga mengungkapkan, “Sekarang ini harga cabai sedang tinggi-tingginya. Tapi di Kabupaten Pasuruan tidak terlalu. Maka dari itu, pasar murah ini jadi salah satu cara agar daya beli masyarakat tetap terjaga. Artinya, kemampuan warga untuk menjangkau harga sembako masih mampu.” Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan lebih terjangkau, sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Pasuruan.