Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Program Budaya RT Berseri Resmi Diluncurkan oleh Wali Kota Mojokerto

Pagi ini, Pemerintah Kota Mojokerto mengadakan acara penting dengan peluncuran program Budaya RT Berseri. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, dan Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, di Pendopo Sabha Kridhtama, pada hari Senin, 21 Juli 2025.

Program Budaya RT Berseri tahun ini melibatkan sekitar 683 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di 18 kelurahan di Kota Mojokerto. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri. Proses penilaian dimulai dengan self-assessment yang dilakukan secara mandiri oleh masing-masing RT melalui aplikasi bernama Gayatri.

Penilaian untuk program ini dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori kelurahan dan kecamatan. Penilaian tingkat kelurahan akan berlangsung dari minggu ketiga bulan Juli hingga minggu keempat bulan September. Sementara itu, penilaian pada tingkat kecamatan akan dilakukan dari minggu pertama bulan Oktober hingga minggu kedua bulan November.

Setelah peluncuran program, Wali Kota Ning Ita juga meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan di Kota Mojokerto. Acara tersebut berlangsung di balai RW 02 di lingkungan Batok, perumahan timur, Kelurahan Wates. Melalui program pasar pangan murah ini, diharapkan harga bahan pangan tetap terjaga dan inflasi dapat tetap berada dalam batas yang telah ditentukan.

Dengan peluncuran ini, diharapkan partisipasi masyarakat dapat meningkat dan terciptanya lingkungan yang nyaman serta sehat untuk ditempati. Masyarakat Mojokerto diharapkan turut serta mendukung program ini demi kemajuan bersama.