Menurut Badan Permusyawaratan Desa (BPD), peran mereka sangat penting dalam meningkatkan tata kelola di tingkat desa. Mereka tidak hanya menyerap aspirasi dari warga, tetapi juga mengawasi kinerja pemerintah desa. Salah satu tanggung jawab BPD adalah turut terlibat dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), yang merupakan rencana keuangan tahunan untuk desa.
Di Kabupaten Ponorogo, BPD menjalankan fungsinya melalui Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS). Tahun ini, ABPEDNAS Ponorogo merayakan hari jadinya yang ke-3 dengan mengadakan acara besar yang melibatkan banyak peserta. Acara tersebut berupa Senam Bersama dan Jalan Sehat yang dipusatkan di Lapangan Jenangan pada hari Sabtu, 20 Juli 2025.
Kegiatan ini berlangsung dengan meriah dan dihadiri oleh sekitar 1.950 anggota ABPEDNAS dari seluruh desa di Ponorogo. Jalan sehat dimulai dengan pelepasan oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko, yang hadir bersama sejumlah tokoh penting lainnya, seperti Anggota DPR RI Ali Mufti, Wakil Bupati Bunda Lisdyarita, dan Ketua DPRD Ponorogo Dwi Agus Prayitno. Juga hadir Ketua DPD ABPEDNAS Jawa Timur, Badrul Amali.
Dalam sambutannya, Kang Bupati Sugiri mengapresiasi kekompakan dan kontribusi BPD dalam pembangunan desa. Ia mengharapkan agar ABPEDNAS terus menjadi wadah komunikasi yang efektif antar anggota BPD untuk semakin memperkuat peran mereka dalam memajukan desa.
“Semoga semua semakin rukun, hebat, dan berperan aktif untuk desa masing-masing dan Kabupaten Ponorogo,” ungkap Kang Bupati dengan semangat.
