Kemeriahan Hari Bhayangkara ke-79 di Ponorogo masih berlangsung dengan semangat yang tinggi. Pada hari Minggu, 20 Juli, sekitar 1100 pelari (runners) berkumpul di Area Mapolres Ponorogo untuk mengikuti acara berlari bertajuk "Ponorogo Bhayangkara Run". Acara ini berlangsung meski matahari belum sepenuhnya muncul di langit pagi.
Peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan ini datang dari berbagai daerah. Mereka dibagi menjadi dua kategori, yaitu lomba lari jarak 5 kilometer dan 10 kilometer. Acara resmi dibuka dengan pemberangkatan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, didampingi oleh Wakil Bupati Lisdyarita dan Kepala Polres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Runners memulai lari mereka dengan semangat, menelusuri jalan-jalan utama di sekitar kota Ponorogo. Dalam perjalanan, mereka melewati beberapa landmark terkenal, seperti Pasar Legi, Patung Sukowati, dan Patung Macan. Keberadaan landmark ini menjadi daya tarik bagi para pelari dan juga pendukung yang menyaksikan acara tersebut.
Kepala Polres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, berharap bahwa kegiatan ini dapat mendorong gaya hidup sehat dan aktif di masyarakat. "Semoga ini menjadi kegiatan yang positif. Saya berpesan jaga keselamatan, dan sesuaikan dengan kemampuan diri masing-masing," ucapnya.
Lebih jauh, Bupati Sugiri Sancoko juga mengapresiasi terlaksananya event ini. Ia menilai bahwa "Ponorogo Bhayangkara Run" tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Reog. "Selamat Hari Bhayangkara ke-79, banyak event yang digelar dan luar biasa menumbuhkan dampak positif. Semangat runners, jaga sportivitas, dan semoga juara," ujar Bupati Sugiri.
Dengan adanya acara seperti ini, diharapkan masyarakat Ponorogo semakin terinspirasi untuk meningkatkan kualitas hidup dengan berolahraga dan beraktivitas sosial.
