Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Desa Kaliasri Rayakan Ulang Tahun ke-25 dengan Karnaval Budaya

KALIPARE – Desa Kaliasri di Kecamatan Kalipare baru saja merayakan ulang tahun ke-25 dengan semarak. Acara yang berlangsung pada malam Sabtu (19/7) ini dihadiri oleh Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, bersama sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan Forkompimcam setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Malang mengucapkan selamat ulang tahun kepada masyarakat Desa Kaliasri. Beliau berharap agar semua warga selalu sehat dan diberikan rejeki yang melimpah. "Selamat ulang tahun ke-25 Desa Kaliasri. Mudah-mudahan masyarakatnya sehat walafiat, panjang umur, dan banyak rejekinya," kata Bupati Sanusi.

Acara tersebut merupakan bagian dari tradisi tahunan yang dikenal dengan istilah Bersih Desa atau Tasyakuran. Tradisi ini biasanya diadakan sebagai bentuk syukur dan penolakan terhadap bencana atau musibah. Bupati Sanusi menyebutkan bahwa kegiatan ini termasuk dalam upaya menjaga keselamatan desa dengan menyajikan hidangan dan sedekah, yang diharapkan akan mendapatkan balasan dari Allah SWT.

Selain itu, Abah Sanusi juga mengingatkan pentingnya ukhuwah Islamiyah dan persatuan di antara masyarakat. Ia berharap agar semua yang hadir dapat menerapkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan sesuai dengan ajaran Islam. "Saling menghargai dan menghormati kebudayaan masing-masing daerah, maka insya Allah Indonesia tetap jaya," jelas Bupati.

Acara ini mendapat sambutan hangat dari Kepala Desa Kaliasri dan para peserta karnaval serta masyarakat setempat. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan desa dapat terus berkembang, terutama dalam pengelolaan objek wisata seperti Wisata Bedengan yang ada di wilayah tersebut.