Selama sepekan, masyarakat Ponorogo menikmati event kreatif yang bernama "Ponorogo Rikolo Semono 2". Event ini diselenggarakan di Alun-alun Ponorogo dan berhasil menarik perhatian banyak orang. Dengan mengusung nuansa tempo dulu, acara ini menawarkan beragam pertunjukan seni, fashion, dekorasi, serta produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Acara puncak "Ponorogo Rikolo Semono 2" berlangsung pada Selasa, 15 Juli 2025, dan diakhiri dengan penutupan yang dilakukan oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko. Dalam penutupan itu, ada pertunjukan Wayang Climen yang diperagakan oleh dalang Ki Setyo Laksono Putro. Pertunjukan ini mengambil lakon "Sirnane Angkoro Murko" dan dimeriahkan oleh bintang tamu seperti Lusi Brahman, Jolang, serta Gareng Pacitan.
Kang Bupati Sugiri Sancoko menyampaikan bahwa "Ponorogo Rikolo Semono" bukan hanya sekadar acara kreatif. Menurutnya, event ini juga menjadi sarana untuk menjaga warisan budaya dan mengingat perjalanan panjang peradaban Ponorogo. Ia mengatakan, "Dari Ponorogo Rikolo Semono ini kami ingin menyadarkan, membangkitkan, dan memotret bahwa perjalanan peradaban Ponorogo hari ini adalah bagian panjang dari rentetan masa lalu."
Sementara itu, event ini juga bertujuan untuk merangsang perekonomian masyarakat. Kang Bupati berharap, Ponorogo dapat menjadi bagian dari Kota Kreatif Dunia dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network (UCCN). "Ini digelar tanpa secuil APBD, gotong royong semua dengan pihak ketiga. Tiap event kita adakan di Ponorogo untuk menuju UCCN. Sambil memutar kincir ekonomi ujung-ujungnya untuk kesejahteraan rakyat," tambahnya.
Dengan suksesnya "Ponorogo Rikolo Semono 2", diharapkan akan lebih banyak acara sejenis di masa mendatang untuk membantu melestarikan budaya lokal serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Ponorogo.
