Banyak orang yang sedang mencari pekerjaan merasa frustrasi karena mengajukan banyak lamaran tetapi tidak mendapatkan panggilan. Namun, tidak semua masalah ini ada di diri Anda. Menurut survei terbaru yang dilakukan oleh MyPerfectResume, lebih dari 700 perekrut di Amerika Serikat mengungkapkan fakta mengejutkan.
Survei tersebut menemukan bahwa 81% perekrut memposting iklan lowongan pekerjaan yang dianggap sebagai "ghost job." Iklan ghost job adalah iklan yang tidak nyata atau palsu. Ada beberapa alasan mengapa hal ini terjadi. Pertama, perusahaan mungkin sedang mencari sumber bakat untuk masa depan. Kedua, posisi tersebut sudah terisi, tetapi masih ditampilkan di halaman rekrutmen atau situs pencari kerja agar terlihat aktif.
Ketika jumlah iklan lowongan kerja palsu ini dihitung, ternyata sekitar 36% dari semua pekerjaan yang diposting secara online bukanlah lowongan yang nyata. Ini berarti lebih dari sepertiga lowongan kerja yang Anda lihat di internet bisa jadi tidak valid.
Untuk membantu para pencari kerja, penting untuk mempelajari cara mengidentifikasi iklan lowongan yang tidak nyata. Informasi ini akan sangat berguna agar Anda tidak terjebak dalam mengajukan lamaran untuk pekerjaan yang sebenarnya sudah tidak ada.
Saat ini, berbagai sumber bisa memberi tips dan trik untuk mengenali iklan pekerjaan yang mencurigakan. Mempelajari cara membedakan lowongan kerja asli dan palsu bisa meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.
