GONDANGLEGI - Pada hari Senin, 30 Juni 2023, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M, beserta istri yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Hj. Anis Zaidah Sanusi, memimpin pelaksanaan Sambang Desa Gotong Royong (Samdesgotro) di Kecamatan Gondanglegi. Kegiatan ini berlangsung dari pagi hingga siang hari.
Acara diawali dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan yang diadakan di Pendopo Kecamatan Gondanglegi. Musrenbang adalah forum yang penting untuk merencanakan pembangunan daerah, di mana masyarakat dapat memberikan masukan tentang kebutuhan dan harapan mereka. Dalam acara tersebut turut hadir jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang, serta Camat dan Forkopimcam Gondanglegi.
Bupati Sanusi menjelaskan mengapa Kecamatan Gondanglegi sangat potensial di Kabupaten Malang. "Kecamatan Gondanglegi memiliki kekayaan alam yang melimpah, masyarakat yang religius dan dinamis, serta semangat gotong royong yang kuat. Ini menjadikan Gondanglegi contoh nyata kekuatan desa sebagai pilar pembangunan daerah," paparnya.
Selama kunjungan, Bupati Sanusi dan rombongan mengunjungi berbagai lokasi potensi serta kegiatan produktif masyarakat. Beberapa tempat yang dikunjungi antara lain peternakan kambing, sentra budidaya jamur dan ikan nila, pengrajin genteng dan bata, serta Koperasi Merah Putih. Kunjungan ini menunjukkan komitmen nyata pemerintah untuk mendukung para pelaku usaha rakyat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang berperan krusial dalam mendorong ekonomi desa.
“Melalui Sambang Desa Gotong Royong ini, kami ingin mendengar langsung suara rakyat, memahami kebutuhan riil di lapangan, dan mencari solusi bersama. Mari kita jadikan Gondanglegi sebagai wilayah yang mandiri, religius, produktif, dan berdaya saing, tanpa melupakan akar budaya dan nilai-nilai yang kita warisi,” tambah Bupati Sanusi.
Selain itu, Bupati juga meninjau Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Putukrejo. Dalam sistem ini, sampah yang dikumpulkan dari masyarakat dipilah dengan teliti. Sampah plastik yang terpilah diolah menggunakan alat destilator khusus yang dapat mengubah plastik menjadi bahan bakar minyak alternatif, seperti minyak tanah dan solar. Sistem ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan sumber energi baru yang bermanfaat.
