Hari ini di Tulungagung, acara pengajian umum dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu di Masjid Darul Ami, Desa Betak, Kecamatan Kalidawir, berlangsung dengan semangat yang kuat. Acara ini diadakan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 Hijriyah, sebuah momen penting bagi umat Muslim untuk meningkatkan keimanan dan mempererat tali silaturahmi.
Acara dimulai dengan shalawatan, yaitu lagu-lagu islami yang dinyanyikan secara beramai-ramai, yang bertujuan untuk menyucikan hati dan memperkuat rasa kedekatan kepada Allah SWT. Setelah shalawatan, panitia membuka acara dan Sekretaris Daerah Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si., memberikan sambutannya.
Dalam sambutannya, Tri Hariadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan keagamaan seperti ini. Ia mengatakan, "Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun keimanan masyarakat dan meningkatkan toleransi antar umat beragama." Ia menambahkan bahwa kegiatan keagamaan dapat memperkuat ikatan ukhuwah Islamiyah, yaitu semangat kebersamaan di antara umat Muslim, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, acara ini juga diisi dengan tausiah dari KH. Marzuki Mustamar, M. Ag., yang membahas tentang pentingnya menyantuni anak yatim, terutama di bulan Suro, yang dikenal sebagai bulan penuh berkah dalam kalender Hijriyah. Tausiah tersebut menekankan bahwa menyantuni anak yatim adalah salah satu amal yang sangat dianjurkan dan memiliki pahala besar menurut ajaran Islam.
Hingga tengah acara, hujan turun cukup deras, namun hal itu tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, camat Kalidawir, dan kepala desa Betak, serta ratusan warga setempat yang tetap antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Menurut salah satu peserta, "Walaupun hujan, suasana tetap khusyuk dan penuh kehangatan. Semoga kegiatan ini mampu mempererat ukhuwah dan menanamkan nilai sosial keagamaan kepada generasi muda." Diharapkan, acara ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kegiatan sosial dan keagamaan serta memperkuat solidaritas di tengah masyarakat Tulungagung.
Tulungagung Tahun Baru Islam Anak yatim Kegiatan keagamaan Solidaritas sosial
