Pagi ini, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, yang dikenal juga dengan nama Ning Ita, mengikuti dua kegiatan penting di kota tersebut. Kegiatan pertama adalah pelatihan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK-EP) yang diadakan di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Kelurahan Blooto, Mojokerto.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperbaiki sistem pelaporan keuangan koperasi. Kegiatan ini juga mengikuti aturan baru dari Kementerian Koperasi dan UKM, yang mengharuskan koperasi menyusun laporan keuangan sesuai standar SAK-EP. Hal ini bertujuan agar pengelolaan koperasi menjadi lebih transparan dan mudah dipahami.
Dalam acara tersebut, Ning Ita menyampaikan bahwa pemerintah ingin membuat sistem pelaporan keuangan koperasi lebih sederhana. Ia berharap, sebanyak 63 pengelola koperasi dari berbagai unit koperasi di kota ini bisa memahami dan mengaplikasikan kebijakan tersebut dengan baik.
Setelah mengikuti pelatihan, Wali Kota juga menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Demam Dengue (DD) di Kelurahan Kedundung. Ia memberikan arahan kepada para kader motivator agar rutin melakukan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Selama kegiatan itu, para kader didorong untuk melakukan pengecekan jentik nyamuk di rumah warga serta mengedukasi masyarakat tentang 3M Plus. Program ini meliputi menguras tempat penampungan air, menutup wadah penampung, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
Ning Ita berharap, kegiatan ini dilakukan setiap minggu agar lingkungan tetap sehat dan risiko penularan DBD bisa ditekan. Ia mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar mereka.
Melalui langkah ini, diharapkan sistem keuangan koperasi dan kesehatan masyarakat di Mojokerto semakin membaik, sejalan dengan visi kota menjadi lebih maju dan sehat.
Wali Kota Mojokerto Pelatihan Akuntansi Pencegahan DBD Koperasi Sosialisasi Kesehatan
