Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Potensi Perikanan Desa Pujiharjo Dikelola Lebih Baik Melalui Kampung Nelayan Merah Putih

Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ir. Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jumat (4/7). Mereka datang untuk melihat rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan didirikan di desa tersebut.

Desa Pujiharjo dipilih karena memiliki potensi hasil laut yang besar. Sekitar 540 nelayan dari 2.266 kepala keluarga dan 6.987 jiwa penduduk di desa ini bergantung pada hasil laut. Nelayan di sini menggunakan berbagai alat tangkap seperti pancing rawai layur, jaring gillnet 2,25", dan jaring milenium. Sampai saat ini, mereka mampu memproduksi sebanyak 900 ton ikan layur dan 500 ton ikan lain seperti tongkol dan lemuru setiap bulan.

Menteri Sakti Wahyu Trenggono memuji potensi desa ini. Ia menyebutkan bahwa wilayahnya yang berbatasan dengan Samudera Hindia sangat penting untuk produksi ikan nasional dan ekspor. "Ikan layur dari sini merupakan komoditas utama yang diekspor ke China, serta ada juga ikan tongkol, lemuru, dan palagis kecil," ujarnya. Menurutnya, keberhasilan nelayan di desa ini harus terus didukung agar hasil tangkapan tetap segar dan berkualitas tinggi.

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih adalah bagian dari program pemerintah pusat untuk meningkatkan produktivitas di daerah yang memiliki banyak potensi di bidang perikanan. Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah berencana membantu nelayan dengan fasilitas seperti cold storage, pabrik es, dermaga kecil, SPBU khusus nelayan, tempat kuliner, dan pasar ikan.

Pada kesempatan ini, Menteri Sakti juga menjelaskan bahwa mereka telah membentuk koperasi nelayan bernama Koperasi Merah Putih di desa tersebut. "Kami ingin para nelayan dan pelaku usaha perikanan di sini semakin berkembang dan mampu memenuhi kebutuhan pasar baik dalam maupun luar negeri," katanya. Ia menambahkan, "Dengan adanya fasilitas ini, kualitas ikan yang mereka tangkap akan tetap fresh, sehingga hasilnya lebih bagus dan nilai jualnya pun meningkat."

Pengembangan desa ini diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat nelayan dan menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Semoga, dengan adanya inovasi dan dukungan dari pemerintah, potensi perikanan di Desa Pujiharjo dapat terus berkembang dan memberi manfaat besar bagi masyarakat sekitar.