Pada hari Senin, 30 Juni 2025, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, melakukan tinjauan terhadap kegiatan Pelatihan Aneka Olahan Makanan dan Kue Kering berbahan ikan. Kegiatan ini berlangsung di PLUT Maja Citra Kinarya, yang terletak di Kelurahan Blooto, Kota Mojokerto. Dalam acara tersebut, ia Didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Mojokerto dan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskopukmperindag).
Kegiatan pelatihan ini diadakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Perdagangan, dan Perindustrian Kota Mojokerto dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Dengan pelatihan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat mengolah bahan ikan menjadi produk makanan yang berkualitas dan memiliki nilai jual tinggi. Ini adalah langkah penting dalam mendukung perekonomian lokal dan menciptakan lapangan kerja baru.
Setelah meninjau kegiatan pelatihan, Wali Kota Ning Ita melanjutkan agenda hari itu dengan menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Mojokerto. Rapat tersebut bertujuan untuk mengambil keputusan mengenai Persetujuan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) untuk Tahun Anggaran 2025.
Dalam rapat yang berlangsung tersebut, Ning Ita menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD, khususnya kepada Badan Anggaran (Banggar), atas kontribusi pemikiran dan kerja samanya yang baik. Ia mengungkapkan harapannya agar kesepakatan dalam perubahan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2025 ini dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Kota Mojokerto.
Pada hari yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, yang biasanya dipanggil Cak Sandi, juga terlibat dalam kegiatan penting lain. Ia menghadiri Ramah Tamah Sertijab Komandan Dandim 0814/Jombang dan dilanjutkan dengan tradisi penerimaan warga baru Kepala Staf Korem (Kasrem) dan Kepala Seksi Operasi Latihan (Kasioplat) di Aula Korem 082/CPYJ. Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan instansi militer dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
